Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

KPK Sita 4 Koper Berkas dari Kantor PUPR Tulungagung

Antara - 09 Juni 2018 21:59 wib
Penyidik KPK berjalan keluar dari gedung kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung,Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (9/6/2018). Antara/Destyan Sujarwoko
Penyidik KPK berjalan keluar dari gedung kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung,Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (9/6/2018). Antara/Destyan Sujarwoko

Tulungagung:  Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Sebanyak empat koper besar diduga berisi berkas dan barang bukti kasus rasuah disita.

Seperti dilansir Antara, sebanyak 10 personel KPK menggeledah ruangan milik Kepala Dinas PUPR Sutrisno. Penggeledahan yang berlangsung sekitar empat jam itu disaksikan Sekretaris Daerah Tulungagung Indra Fauzy, dan Sekretaris Dinas PUPR Tulungagung Dwi Hari Subagyo.

"Kami tidak tahu (rinci) apa saja yang dibawa. Tugas kami di sini hanya mengawal kegiatan penggeledahan yang dilakukan teman-teman penyidik KPK," kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mustijat Priambodo di lokasi, Sabtu, 9 Juni 2018. 

Kantor Dinas PUPR Tulungagung bukan satu-satunya lokasi yang digeledah tim penyidik lembaga antikorupsi. Sebelum itu, KPK juga menggeledah rumah Bupati nonaktif Tulung Agung Syahri Mulyo, di Desa Ngantru, Tulungagung. 

Penggeledahan yang berlangsung sekitar tiga jam itu disaksikan oleh Kepala Desa Ngantru yang mewakili keluarga politisi PDI Perjuangan itu.

"Alhamdulillah kegiatan penggeledahan hari ini berjalan lancar. Saya kira teman-teman media melihat langsung proses yang berjalan," ujar Mustijat.

Aparat setempat sempat melarang wartawan meliput penggeledahan. Sejumlah pewarta sempa pula mengajukan protes dengan menggelar unjuk rasa di lokasi. Sampai akhirnya, perwakilan Satpol PP setempat datang memberi izin wartawan masuk, namun sebatas di luar gedung.

Baca Juga: Bupati Tulungagung Diultimatum Secepatnya Menyerah

KPK menetapkan Bupati nonaktif Tulungagung Syahri Mulyo, dan Kepala Dinas PUPR Tulungagung Sutrisno sebagai tersangka korupsi proyek peningkatan infrastruktur jalan tahun 2017.


(AGA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG OTT KPK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-06-2018