DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Keterangan Amien Rais dan Ratna Sarumpaet Diadu

Dian Ihsan Siregar - 11 Oktober 2018 13:27 wib
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Fachri.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono. Foto: Medcom.id/Fachri.

Jakarta: Kepolisian kembali memeriksa Ratna Sarumpaet. Dia akan dikonfrontasi dengan keterangan yang diberikan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais dan saksi lainnya.
 
Sejumlah saksi sudah dipanggil untuk mengungkap kasus kebohongan yang dilakukan Ratna. Selain Amien Rais, polisi sudah memeriksa Dokter RSK Bina Estetika Sidik Setiamihardja, Plt Dinas Pariwisata DKI Asiantoro, Presiden KSPI Said Iqbal,‎ dan lainnya.‎
 
"Hari ini kita lakukan pemeriksaan tambahan kepada tersangka RS. Tentunya apa yang ditambahkan berkaitan dengan keterangan saksi-saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jendeal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Oktober 2018.
 
Argo mengatakan akan menganalisis dan mengevaluasi keterangan beberapa saksi. Jika dinilai masih kurang, kemungkinan polisi akan memanggil saksi lain. ‎"Sementara belum ada saksi lain (yang akan dipanggil). Kalau menurut penyidik cukup, ya sudah. Kami belum bisa pastikan saksi lain karena sedang dievaluasi‎," sebut dia.

Baca: Ratna Sarumpaet Ditahan

Ratna ditetapkan menjadi tersangka setelah ditangkap pada Kamis, 4 Oktober 2018 malam, di Bandara Soekarno Hatta.
 
Ratna dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE. Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara.
 
Setelah ditangkap, pada Jumat, 5 Oktober 2018, Ratna resmi ditahan kepolisian. Lalu, harus mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.‎




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KABAR RATNA DIANIAYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-12-2018