Berkas Kasus Murid Aniaya Guru Dilimpahkan ke Kejaksaan

Nur Azizah - 14 Februari 2018 06:01 wib
Ilustrasi kekerasan. Antara.
Ilustrasi kekerasan. Antara.

Sampang: Penyidikan kasus penganiayaan guru oleh muridnya di SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Jawa Timur telah rampung. Kini, berkas kasus tersebut telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri setempat.

"Sudah kami limpahkan berkasnya ke Kejaksaan Negeri Sampang," kata Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto, seperti yang dikutip Antara, Sampang, Selasa 13 Februari 2018.

Baca: Siswa di Sampang Ditangkap Aniaya Guru Hingga Tewas

Hery menyampaikan, pelimpahan berkas tersebut sesuai dengan target penyidikan setelah ada penetapan tersangka. Pemberkasan kasus tersebut tergolong cepat lantaran kasus penganiayaan itu menjadi salah satu kasus yang sangat menonjol.

Saat pelimpahan berkas perkara, tersangka HI, 17, didampingi oleh orang tua, kakak, dan Pusat Pelayanana Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sampang, dan penasihat hukum. Jaksa Penuntut Umum Kejari Sampang Munarwi menyatakan berkas perkara lengkap dan memenuhi unsur pidana.

"Nanti berkas ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sampang. Jika sudah dilimpahkan, kemungkinan sidang pertama dengan agenda pembacaan dakwaan akan dilaksanakan Senin depan," ujar Munarwi.

Saat ini, tersangka dititipkan ke Rutan klas II B Sampang. HI dikenakan pasal primer 38 KUHP subsider 351 ayat 3 junto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun penjara.

Kasus penganiayaan menimpa seorang guru bernama Budi Cahyono. Aksi kekerasan itu terjadi saat tengah proses belajar mengajar dalam mata pelajaran (mapel) kesenian di Kelas XII SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura, Kamis 1 Februari 2018. Budi mendekati HI yang sedang tidur dan mencoretkan tinta di wajah muridnya tersebut.

Namun HI tak terima. HI kemudian melayangkan pukulan ke Budi. Pukulan mengenai pelipis guru hingga terjatuh. Sepulang ke rumah, Budi tak sadarkan diri. Keluarga lalu membawa Budi ke RSUD dr Soetomo dan akhirnya Budi meninggal dunia. Kini, HI harus berhadapan dengan hukum akibat perbuatannya.


(DEN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENGANIAYAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 22-02-2018