DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 41.062.067.101 (16 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Aman Abdurrahman Dijadwalkan Hadir di PN Jaksel

Fachri Audhia Hafiez - 17 Mei 2018 11:17 wib
Aman Abdurrahman alias Oman Rochman--Medcom.id/
Aman Abdurrahman alias Oman Rochman--Medcom.id/

Jakarta: Sidang lanjutan terdakwa Aman Abdurrahman alias Oman Rochman untuk berbagai kasus serangan teror akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat, 18 Mei 2018. Aman dijadwalkan hadir dalam persidangan.

"Insyaallah hadir," kata Pengacara Aman Abdurrahman, Asrudin Hatjani, melalui pesan singkat kepada Medcom.id, Kamis, 17 Mei 2018.

Sidang Aman sedianya digelar pada Jumat, 11 Mei 2018. Namun, ditunda lantaran Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak bisa menghadirkan terdakwa.

"Karena kendala teknis kami tidak bisa menghadirkan terdakwa dan kemudian kami belum siap melakukan penuntutan. Mohon waktu untuk bisa ditunda persidangan yang mulia," kata jaksa Anita di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 11 Mei 2018.

Hakim Akhmad sempat mengusulkan agar sidang pembacaan tuntutan kembali dilanjutkan pada Selasa, 15 Mei 2018. Namun, Jaksa Anita meminta agar sidang dilanjutkan Jumat, 18 Mei 2018. "Kami minta 18 Mei, minggu depan, yang mulia," ujar Anita.

Aman Abdurrahman alias Oman disebut sebagai salah satu orang yang terlibat dalam teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016. Ia pertama kali menjalani sidang pada Kamis, 15 Februari 2018.

Sidang Aman Abdurrahman menjadi sorotan lantaran dia disebut sebagai salah satu bahan negosiasi para teroris untuk tak lagi mengepung Rutan Cabang Salemba di Markas Komando (Mako) Brimob, Depok, Jawa Barat.

Nama Aman juga kerap disebut dalam serentetan bom yang mengguncang tiga rumah ibadah di Surabaya, Jawa Timur awal pekan ini. Termasuk bom di Mapolresta Surabaya dan di Sidoarjo. 



(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 17-10-2018