DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Kejagung Siap Menangani Kasus Ratna Sarumpaet

Golda Eksa - 10 Oktober 2018 15:03 wib
Jaksa Agung HM Prasetyo di Kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Jaksa Agung HM Prasetyo di Kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Korps Adhyaksa telah menerima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) terkait kasus hoaks dengan tersangka Ratna Sarumpaet. Kasus tersebut nantinya akan diproses secara objektif dan sesuai koridor hukum yang berlaku.
 
"Kita akan tangani dengan sungguh-sungguh, secara objektif, profesional, dan proporsional," kata Jaksa Agung HM Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018.
 
Dia mengungkapkan SPDP telah dikirim Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi DKI. Saat ini jaksa penyidik masih mempelajari dan meneliti berkas. Apabila berkas dinilai sudah lengkap, Kejati DKI akan menentukan jaksa yang menangani perkara.
 
"Kita tunggu hasil penyidik Polri itu seperti apa. Saya sudah dapat laporan dari Kejati DKI bahwa mereka sudah menerima SPDP dari Polda Metro Jaya. Kita tunggu saja hasilnya," katanya.

Baca: Ratna Sarumpaet Ditangkap

Prasetyo menambahkan Kejaksaan Agung akan memberikan supervisi kepada Kejati DKI. Tujuannya, agar proses penanganan perkara ini berjalan sesuai koridor hukum.
 
SPDP tersebut memuat beberapa sangkaan tindak pidana penyampaian berita bohong melalui media sosial, yakni Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A (2) dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat (1) UU Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 14 dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KABAR RATNA DIANIAYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 17-12-2018