KPK Tetap Harus Dievaluasi dan Diawasi secara Berkala

M Rodhi Aulia - 13 September 2017 11:43 wib
Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi PPP Achmad Baidowi--MI/Susanto
Anggota Pansus RUU Pemilu Fraksi PPP Achmad Baidowi--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengamini pernyataan dan komitmen Presiden Joko Widodo terkait penguatan KPK. Komisi harus diperkuat menjalankan tugasnya dalam pemberantasan korupsi.

"Ya kami setuju. KPK tidak boleh dilemahkan. Tapi, KPK tetap harus diawasi dan dievaluasi secara berkala jangan sampai melenceng dari tujuan awal pembentukannya," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi kepada Metrotvnews.com, Rabu 13 September 2017.

Baidowi berharap modal besar yang dimiliki KPK selama ini, baik kepercayaan  dari masyarakat dan kewenangan yang besar, tidak dikhianati. Baidowi mendesak KPK dapat menjalankan tugasnya sesuai mekanisme dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

"KPK dalam menjalankan fungsinya harus sesuai dengan ketentuan dan tidak boleh ada yang dilanggar," tegas dia.

Sebelumnya, Pansus Hak Angket KPK mengumumkan 11 temuan terkait dugaan penyimpangan yang selama ini terjadi di KPK. Di antaranya, KPK dengan argumentasi independensi, mengarah kepada kebebasan atau lepas dari pemegang cabang-cabang kekuasaan negara.

Kemudian, dalam menjalankan fungsi koordinasi, KPK cenderung berjalan sendiri tanpa mempertimbangkan eksistensi, jati diri, kerhormatan dan kepercayaan publik atas lembaga-lembaga negara serta penegak hukum lainnya.

Selain itu, KPK dalam fungsi penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan, dinilai tak berpedoman pada KUHP. KPK dinilai mengabaikan prinsip-prinsip hak asasi manusia bagi para pihak yang menjalani pemeriksaan.




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KPK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017