Perantara Patrialis Minta Rp2 Miliar buat Bocoran UU Peternakan

Damar Iradat - 19 Juni 2017 15:55 wib
Basuki Hariman. Foto: Antara/Wahyu Putro
Basuki Hariman. Foto: Antara/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Kamaludin disebut meminta Rp2 miliar dari Direktur CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman. Duit itu sebagai kompensasi bocoran sebagian putusan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Kamaludin.
 
Kamaludin merupakan perantara antara Basuki dengan hakim Mahkamah Konstitusi Patrialis Akbar.
 
Dalam kesaksiannya di sidang dengan terdakwa Patrialis Akbar, Basuki mengaku mendapat bocoran sebagian putusan uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dari Kamaludin. Atas bocoran tersebut, Kamaludin disebut meminta upah sebesar Rp2 miliar ke Basuki.
 
"Sehari setelah itu (dibocorkan putusan uji materi) Kamaludin ketemu saya," kata Basuki di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, 19 Juni 2017.
 
Pada pertemuan itu, Basuki mengakui ada permintaan uang Rp2 miliar dari Kamaludin. Sebab, Kamaludin merasa menjadi pihak yang membocorkan isi putusan uji materi tersebut.
 
Saat pertemuan itu, Basuki menyetujui permintaan Kamaludin. Namun, keesokan harinya, ia berfikir ulang atas permintaan Kamaludin.
 
"Sehari sebelumnya saya sanggupi (untuk serahkan Rp2 miliar), tapi sehari setelahnya saya pikir-pikir. Kira-kira begitu dalam hati saya," ungkap dia.
 
Basuki pada akhirnya menginstruksikan sekretarisnya, Ng Fenny untuk menyiapkan uang sebesar Rp2 miliar. Namun, Ia berdalih jika uang itu bukan untuk diberikan kepada Kamaludin, melainkan untuk dirinya melancong ke Singapura.
 
Dalam surat dakwaan untuk Patrialis Akbar, Basuki Hariman dan Ng Fenny disebut menjanjikan sejumlah uang kepada Patrialis dan Kamaludin. Patrialis didakwa menerima suap atau hadiah senilai USD 70 ribu, 4,043 juta dan janji Rp2 miliar. Rp2 miliar ini yang dijanjikan diberikan untuk Kamaludin sebagai perantara Basuki dan Patrialis.
 
Suap diberikan untuk memuluskan pengurusan uji materi perkara nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait uji materi Undang-Undang Nomor 41 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
 


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PATRIALIS AKBAR DITANGKAP KPK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 14-12-2017