Anggota Brimob Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Wartawan Diperiksa

Arga sumantri - 19 Juni 2017 15:15 wib
Foto: Instagram/@kopipluscorner
Foto: Instagram/@kopipluscorner

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolda Metro Jaya M. Iriawan meminta Propam Polri memeriksa oknum Brimob terguda pelaku kekerasan terhadap wartawan. Namun, masih berada di tingkat Polres.

"Saya dapat informasi dari Kapolres (Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto) ada tiga ya (yang diperiksa). Kalau Propam saya belum dapat info (pemeriksaan)," kata Iriawan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin 19 Juni 2017.

Iriawan menegaskan, perlakuan tiga anggota Brimob tak menyangkut institusi secara keseluruhan. Ia berharap kasus ini tak membuat publik memandang semua anggota Brimob berperilaku sama.

"Ya ini di antara sekian ribu ada saja tipikal orang yang berlainan. Oknum namanya. Jangan dijustifikasi," ucap Iriawan.

Menurut Iriawan, pihaknya terus berbenah di seluruh divisi dengan menerapkan sikap lebih humanis. Salah satunya dalam tubuh institusi Brimob.

"Itu sudah kami lakukan," tegas Mantan Kadiv Propam Mabes Polri itu.

Sebelumnya, wartawan LKBN Antara Ricky Prayoga diduga mengalami kekerasan oleh anggota Brimob saat meliput Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu 18 Juni 2017.

Kejadian bermula saat Ricky datang ke JCC sekitar pukul 15.00WIB, lalu menuju ATM. Saat menuju ATM, Ricky berjalan di belakang beberapa sales perempuan.

Dalam keterangan tertulisnya, Ricky mengatakan, anggota Brimob yang awalnya memandang ke arah sales perempuan, mungkin secara tidak sengaja melihat dia. Ricky beradu pandang dengan anggota Brimob bernama Adam.

Ricky mengaku berusaha memalingkan pandangan, tetapi Adam terus melihat ke arahnya. Ricky menduga ada yang salah dengan penampilannya, lalu bertanya ke Adam.

"Ada apa mas? Apa ada yang salah dengan penampilan saya?" ujar Ricky.

"Apa kau, ada Undang-undangnya jangan melihat? Kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia," Ricky menirukan jawaban Adam.  Adam pun menurut Ricky menghinanya dengan kata-kata kotor.

Setelah itu, Adam dan tiga anggota Brimob berusaha mengamankan Ricky. Ricky merasa diperlakukan layaknya seorang kriminal.

"Saya dipiting, berusaha dibenturkan ke tripleks dan berusaha dibanting," ujar dia.

Ricky berusaha melepaskan diri dan menanyakan penyebab ia dianiaya. Si Brimob mengatakan, Ricky bikin onar dan melawan petugas.

Ricky bingung karena merasa tidak melawan Adam dan kawan. "Saya tanya, melawan apa?"

"Adam bilang, kau nantang petugas, ku kokang juga kau." Saat itu, menurut Ricky, Adam berusaha mengacungkan senjata laras panjang.

Para anggota Brimob berusaha membawa Ricky ke pos polisi, tetapi Ricky menolak. Ada panitia yang berusaha menenangkan emosi Adam dan kawan-kawannya.

"Sikap lu nantangin bro. Ayo kita selesaikan di luar. Lu lepas identitas lu dan gua lepas seragam gua," celetuk seorang anggota Brimob.

Menurut Ricky, keadaan mulai tenang saat seorang bernama Dwi datang. Dwi yang Ricky duga anggota senior di Brimob memediasi.

"Akhirnya saya dan Adam berjabatan tangan," kata Ricky.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEKERASAN TERHADAP WARTAWAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 17-10-2017