Polisi Telusuri Penyerangan dari Kasus yang Ditangani Novel

Deny Irwanto - 20 Mei 2017 10:02 wib
Kondisi Novel Baswedan usai operasi. Foto: Humas KPK
Kondisi Novel Baswedan usai operasi. Foto: Humas KPK

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya masih mencari pelaku penyiraman cairan kimia terhadap Novel Baswedan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan semua kasus yang ditangani penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu bisa sebagai pemicu insiden penyerangan.

"Kasus yang dia tangani, seperti kasus korupsi Ketua MK, korupsi KTP elektronik (KTP-el), korupsi di PT PAL, dan sebagainya. Tentunya ini menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian, apakah ada potensi? Ada," kata Argo, Sabtu 20 Mei 2017.

Argo menjelaskan, pelaku atau saksi yang pernah disidik KPK dalam perkara korupsi, sangat mungkin membenci Novel.

Makanya, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu mengatakan, penyidik kemungkinan memeriksa saksi-saksi dari kasus yang pernah ditangani Novel.

"Orang yang berkaitan dengan hukum, ya, pasti benci. Pengemudi yang ditilang saja benci kok sama polisi. Ada potensi itu. Dan kami akan mencari keterangannya di situ. Ini bagian dari penyidikan kepolisian," kata Argo.

Wajah Novel Baswedan disiram cairan kimia yang diduga air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya, 11 April 2017 sekitar pukul 05.10 WIB. Saat itu, Novel baru selesai menunaikan salat Subuh berjemaah di masjid tersebut.

Akibat penyerangan ini, penglihatan Novel terganggu dan harus menjalani perawatan di Singapura. Novel merupakan kepala Satuan Tugas di KPK yang menangani beberapa perkara besar korupsi.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NOVEL BASWEDAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 28-07-2017