DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.911.330.901 (18 SEP 2018)

Made Oka tak Tahu Uang USD1,7 Juta di Rekeningnya Terkait Korupsi KTP-el

Faisal Abdalla - 14 Maret 2018 13:04 wib
Pemilik PT OEM Investment, Pte Ltd Made Oka Masagung - ANT/Sigid Kurniawan.
Pemilik PT OEM Investment, Pte Ltd Made Oka Masagung - ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Pemilik PT OEM Investment, Pte Ltd Made Oka Masagung mengaku tidak tahu ada uang masuk ke rekening perusahannya sejumlah USD1,7 juta. Uang itu dari bos PT Biomorf Mauritius Johannes Marliem. 

"Pada persidangan Andi Agustinus (terpidana kasus KTP-el), Anda berjanji mau mempelajari (aliran uang dari PT Biomorf). Sekarang bisa jelaskan tidak?," tanya Hakim Yanto dalam sidang lanjutan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Jakarta Pusat, Rabu, 14 Maret 2018. 

Made Oka mengaku ada uang masuk ke perusahaannya. Tapi, dia tak tahu uang yang masuk ke perusahaannya itu dari PT Biomorf Mauritius. 

"Yang masuk ke saya itu USD1.799.842. Tapi saya tidak tahu uang itu dari PT Biomorf Mauritius. Untuk kepentingan apa juga tidak tahu," jawab Made Oka. 

Dia mengaku baru tahu uang itu ditransfer dari PT Biomorf Mauritius setelah diperiksa oleh penyidik KPK. 

"Tetap saudara tidak tahu kalau dari Biomorf? dan untuk kepentingan apa juga tetap tidak tahu? Artinya Anda masih lupa ya?," tanya Hakim Yanto lagi. 

(Baca juga: Tersangka KTP-el Diminta tak Pikun)

Menjawab pertanyaan Hakim, Made Oka mengaku, ingin mempelajari aliran uang itu bersama-sama. Namun, hakim menilai telah memberikan waktu yang panjang kepada Made untuk mempelajari aliran dana tersebut. 

"Anggota saya juga cerita waktu kesaksian Anda ke Andi, Anda janji mau ingat. Ini kesaksian saudara sudah kurang lebih 2 bulan, mau kapan lagi?, artinya enggak ada kemajuan saudara ini" ujar Hakim Yanto. 

Hakim heran, Made Oka bersikeras mengaku tidak ingat aliran uang dengan jumlah yang sangat besar. Padahal, untuk mentransfer jumlah uang sebesar itu perlu persetujuan dan tanda tangan Made Oka. 

Tetap tak mendapatkan jawaban pasti, Hakim Yanto mengingatkan Made Oka, bahwa memberikan keterangan palsu pada persidangan ada konsekuensi hukumnya. 

(Baca juga: Andi Narogong Akui Pernah Bertemu Made Oka di Kediaman Novanto)

"Itu uang segitu besar loh? Saya tak bisa menekan saudara. Tapi majelis bisa menilai keterangan saudara kualitasnya seperti apa. Mau bohong atau gimana. Tapi kalau bohong akibat hukumnya ada. Anehnya saudara ingat ada aliran uang masuk, iya, tapi masuk dari mana dialirkan ke siapa saudara lupa," tukas dia. 

Made Oka Masagung sebagai pemilik PT Delta Energy diduga menggunakan perusahaannya untuk menampung uang Novanto dengan rincian melalui PT OEM Investment dan Biomorf Mauritius menerima USD1,7 juta dan melalui rekening PT Delta Energy USD2 juta.

Terkait kasus korupsi ini, Made Oka juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Dia dijerat Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-undang Tipikor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 19-09-2018