Kapolri: Anggota Polri Segera Mundur Jika Maju di Pilkada

M Rodhi Aulia - 13 Oktober 2017 07:00 wib
Kapolri Jenderal Tito Karnavian--Metrotvnews.com/Lukman Diah Sari
Kapolri Jenderal Tito Karnavian--Metrotvnews.com/Lukman Diah Sari

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendengar kabar sejumlah anggotanya akan maju di Pilkada serentak 2018. Tito menegaskan, mereka harus segera mundur dari institusi Polri.

"Kalau seandainya memang yakin mau maju, enggak ada salahnya untuk as soon as possible, selesai secepat mungkin, sudah yakin, ya mundur saja," kata Tito usai rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Tito menyebut Komandan Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail bakal maju di Pilgub Maluku. Sementara Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw memutuskan mundur di Pilgub Papua.

"Dia tidak mau. Dia telah memutuskan tidak mau," ucap Tito.

Anggota Polri, katanya harus mundur dan melepaskan jabatannya setelah resmi ditetapkan sebagai calon kepala daerah pada Februari 2018 mendatang.  Dia pun menegaskan, kepolisian bersikap netral dalam setiap penyelenggaraan pesta demokrasi.

"Sebelum Februari awal mereka masih boleh menjadi anggota polisi. Tapi saya berharap supaya tidak ada conflict of interest sebagai anggota Polri, kalau memang sudah yakin mau maju, lebih baik mengundurkan diri," tegasnya.

 


(Des)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017