DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Polri Akui Terduga Teroris Indramayu Meninggal

Arga sumantri - 13 Februari 2018 15:17 wib
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto. Foto: MTVN/Arga Sumantri
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto. Foto: MTVN/Arga Sumantri

Jakarta: Polisi mengakui terduga teroris berinisial MJ, 32, meninggal. MJ sebelumnya ditangkap Densus 88 Antiteror di Indramayu, Jawa Barat.
 
"Saya mendengar bahwa ada kasus tersebut, penangkapan, kemudian meninggal dan dimakamkan di Lampung," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Februari 2018.
 
Setyo belum bisa memerinci kronologi lengkap meninggalnya MJ. Termasuk, penyebab tewasnya warga asal Tanggamus, Lampung, itu.
 
"Benar, saya dapat info itu (MJ). Nanti saya akan konfirmasi lagi ke Densus (detasemen khusus anti teror)," ujarnya.

Baca: Terduga Teroris yang Ditangkap di Indramayu Dikabarkan Meninggal
 
Kabar meninggalnya MJ beredar di media sosial. Informasi yang beredar, MJ telah dimakamkan di Tanggamus, Sabtu, 10 Februari.
 
MJ ditangkap Densus 88 di Jalan Raya Patrol-Haurgeulis, Indramayu, Jawa Barat, Rabu, 7 Februari. Ia ditangkap dalam keadaan hidup, bersama istrinya inisial ASN.
 
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyebut, MJ tinggal bersama mertuanya yang beralamat di Mekarjati, Haurgeulis, Indramayu. Namun, jika merujuk kartu identitas penduduk, MJ beralamat di Desa Pasar Madang Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus, Lampung.
 
"Pekerjaan dagang, penjual es," ujar Martinus.
 
Martinus mengatakan, hasil penyidikan sementara, MJ aktif dalam kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT). Ia diduga satu jaringan dengan narapidana teroris Ali Hamka yang saat ini mendekam di LP Cipinang.


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 23-10-2018