Petugas Jaga Mapolres Dharmasraya Diperiksa

Arga sumantri - 14 November 2017 15:33 wib
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (tengah)/MTVN/Lukman Diah Sari
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto (tengah)/MTVN/Lukman Diah Sari

Jakarta: Polri masih menyelidiki dugaan kelalaian petugas jaga Markas Polres Dharmasraya Sumatera Barat. Audit internal dilakukan Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumbar.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, sejumlah petugas jaga sampai hari ini masih dalam pemeriksaan. Selain petugas jaga pada hari kejadian, internal Mapolres yang dinilai bertanggung jawab juga turut dimintai keterangan.

"Sehingga nanti akan ketahuan apa terjadi pelanggaran prosedur atau tidak," kata Setyo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 14 November 2017.

Setyo enggan menyimpulkan ada tidaknya dugaan pelanggaran standar opersional prosedur (SOP) penjagaan markas. Ia memastikan segala bentuk kegiatan pengamanan, mulai markas hingga kegiatan kepolisian, sudah memiliki SOP masing-masing.

"Nanti kita lihat siapa yang bertanggung jawab. Propam sedang audit" tegas dia.

Baca: Pelaku Penyerangan Polres Dharmasraya Kenakan Simbol ISIS

Markas Polres Dhamasraya Sumatera Barat diserang dua orang tidak dikenal. Seluruh bangunan Mapolres ludes terbakar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menjelaskan, peristiwa terjadi Minggu 12 November sekitar pukul 02.45 WIB. Api diduga berasal dari ruangan belakang Mapolres.

Personel piket SPK Mapolres Dhamasraya melihat gumpalan asap tebal. Seketika petugas coba memadamkan api sembari mencari pertolongan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di Mapolres Dharmasraya untuk memadamkan api yang masih berkobar. Saat proses pemadaman, seorang anggota polisi melihat dua orang mencurigakan membawa busur panah di dekat lokasi. Anggota polisi, kata Rikwanto, langsung melakukan pengepungan.

Kedua orang berbaju hitam itu coba melawan dengan melesatkan sejumlah anak panah. Polisi sempat memberi tembakan peringatan agar keduanya menyerah, namun mereka bergeming. Polres Dharmasraya Sumatera Barat memastikan serangan dan aksi pembakaran terkait aksi terorisme. Indikasi tersebut diperkuat dengan ditemukannya simbol-simbol ISIS di jasad kedua pelaku yang dilumpuhkan petugas.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG AKSI RADIKAL ISIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017