Polisi Periksa Novel Baswedan Pekan Depan

Nicky Widadio - 12 Agustus 2017 20:15 wib
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto (tengah). Foto: MTVN/Arga Sumantri.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto (tengah). Foto: MTVN/Arga Sumantri.

Metrotvnews.co, Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya akan memintai keterangan penyidik KPK Novel Baswedan pada pekan depan terkait kasus penyerangan yang menimpa Novel. Tim dari Polda Metro Jaya akan berangkat ke Singapura didampingi Ketua KPK.

"Iya rencananya minggu depan berangkat (ke Singapura), bersama KPK," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dihubungi.

Menurut Setyo, Novel telah bersedia jika keterangannya dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Selain itu, kondisi kesehatannya juga mulai membaik.

"Dari kita sebenarnya kan sudah dari lama ingin memeriksa, namun yang bersangkutan waktu itu belum bersedia di BAP," tambah Setyo.

Dihubungi terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut polisi masih menunggu kepastian tanggal pemeriksaan dari KPK. Rencananya Polda Metro Jaya akan mengirim dua hingga tiga orang penyidik untuk memintai keterangan Novel. Ia enggan memaparkan hal-hal yang akan digali penyidik dari Novel.

"Itu kan materi penyidikan, yang jelas tujuan ke sana untuk memeriksa," imbuh dia.

Empat bulan pascakejadian, Polisi masih belum mengungkap pelaku penyerangan Novel. Pihak kepolisian telah merilis satu sketsa wajah dari orang yang dicurigai oleh saksi kasus ini. Polisi menyebut terdapat ada total tiga sketsa wajah. 

Sketsa wajah dua sosok lainnya, kata Argo, masih menunggu konfirmasi dari saksi. Kedua sosok tersebut ialah orang yang menanyakan baju gamis pria ke rumah Novel, serta orang yang dicurigai saksi di tempat berwudhu di Masjid Al Ikhsan, Kelapa Gading.

Argo belum memastikan apakah polisi akan membawa ketiga sketsa wajah yang dihimpun penyidik untuk diperlihatkan kepada Novel dalam pemeriksaan.

"Nanti tergantung penyidik, lagipula Novel kan tidak melihat wajah penyerangnya, yang lihat saksi," kata Argo.
(Media Indonesia).


(SCI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NOVEL BASWEDAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 18-08-2017