DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Dirjen Dukcapil Kemendagri Diperiksa KPK

Siti Yona Hukmana - 12 Juli 2018 11:28 wib
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Sigid Kurniawan
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Sigid Kurniawan

Jakarta: Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil)Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arief Fakrulloh diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa terkait kasus korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el).

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.

Penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan tiga orang lainnya, yakni mantan anggota DPR RI Rindoko Dahono Wingit, PNS Direktorat Pendaftaran Penduduk Ditjen Dukcapil Kemendagri Rustinah, dan PNS Ditjen Dukcapil Kemendagri Suparmanto. 

Baca: Keponakan Novanto Serahkan USD1 Juta buat Mekeng dan Nari

Politikus Golkar Markus Nari ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Juli 2017. Markus ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik mendalami beberapa hal, termasuk pihak-pihak yang diduga mendapat aliran dana terkait kasus KTP-el. 

KPK juga mencermati fakta-fakta persidangan kasus KTP-el. Markus disangkakan berperan menerima uang guna memuluskan pembahasan anggaran untuk perpanjangan proyek tahun anggaran 2013. Markus diduga menerima Rp4 miliar yang diserahkan oleh Sugiharto.

Dalam putusan Andi Narogong, Markus juga disebut kecipratan sejumlah duit haram dari proyek KTP-el. Markus diduga menerima duit US$400 ribu

Markus dijerat Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 26-09-2018