KPK Periksa Andi Narogong

Damar Iradat - 17 Juli 2017 11:33 wib
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Komisi menjadwalkan pemeriksaan pada tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong (AA).

"Tersangka AA (Andi Agustinus) akan diperiksa penyidik pada hari ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin, 17 Juli 2017.

Andi bakal didalami keterangannya perihal sejumlah pertemuan dengan anggota DPR RI periode 2009-2014. Sejak pekan kemarin penyidik juga memanggil sejumlah angggota Dewan.

Mereka yang diperiksa antara lain Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang juga mantan anggota Komisi II DPR RI, Ade Komaruddin, dua pimpinan Komisi II DPR periode 2009-2014 Taufiq Effendi dan Teguh Juwarno, serta Ketua DPR Setya Novanto. Para saksi yang diperiksa itu mengaku dicecar soal pertemuan Andi Narogong dengan anggota DPR.

"(Ditanya) apa betul ada pertemuan itu. Itu saja," kata Taufiq usai diperiksa, Senin pekan lalu.

Novanto yang diperiksa pada Jumat, 14 Juli 2017 juga mengaku dicecar penyidik soal Andi Narogong. Pertanyaan penyidik seputar pertemuan antara keduanya dan soal pembicaraan bisnis yang pernah mereka lakukan.

Andi merupakan orang ketiga yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el. Andi diduga banyak berperan dalam mengatur proses tender, hingga ke lobi-lobi anggota dewan.

Andi dijerat Pasal 2 ayat (1) atas Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 24-11-2017