DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

Sidang Aman Abdurrahman Diberi Pengamanan Khusus

Fachri Audhia Hafiez - 17 Mei 2018 14:15 wib
Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin Aman Abdurrahman alias Oman (tengah) menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan. Foto: Antara/Reno Esnir.
Terdakwa kasus dugaan teror bom Thamrin Aman Abdurrahman alias Oman (tengah) menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan. Foto: Antara/Reno Esnir.

Jakarta: Sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman akan mendapatkan penjagaan ketat. Tuntutan akan disampaikan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat, 18 Mei 2018.

"Ada pengamanan khusus," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar melalui pesan singkat kepada Medcom.id, Kamis, 17 Mei 2018.

Dia tak menjelaskan lebih jauh soal pengamanan khusus yang akan diterapkan. Jumlah personel dan bentuk pengamanan dari Polres Jakarta Selatan untuk mengamankan sidang Aman Abdurrahman belum diketahui.

Sementara itu, Humas PN Jakarta Selatan Achmad Guntur mengaku menyerahkan masalah keamanan sidang kepada polisi. PN Jakarta Selatan tidak memiliki kewenangan terkait pengamanan yang akan dilakukan Polri.

Baca: Aman Abdurrahman Dijadwalkan Hadir di PN Jaksel

"Itu kewenangan Polri yang tahu tingkatnya seberapa, mereka punya ukuran tersendiri. Kami hanya menyidangkan, dibuka, sidang acaranya ini, sudah itu saja," papar Guntur.

Aman Abdurrahman alias Oman disebut sebagai salah satu orang yang terlibat dalam teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016. Ia pertama kali menjalani sidang pada Kamis, 15 Februari 2018.

Dia menjadi sorotan lantaran disebut sebagai salah satu bahan negosiasi para teroris untuk tak lagi mengepung Rutan Cabang Salemba di Markas Komando (Mako) Brimob, Depok, Jawa Barat. Namanya juga kerap disebut dalam rentetan ledakan bom yang mengguncang akhir-akhir ini. 


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018