Pembunuhan Pasutri di Tanah Abang Dilatarbelakangi Sakit Hati

Deny Irwanto - 13 September 2017 17:15 wib
Ilustrasi pembunuhan/MTVN/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi pembunuhan/MTVN/Rakhmat Riyandi

Metrotvnews.com, Jakarta: Tiga pembunuh dan perampok Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) tidak hanya ingin menguasai harta korban. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, AZ, EK, dan SU, membunuh bekas majikannya itu karena sakit hati.

"Motif mereka karena sakit hati diberhentikan kerja di pabrik garmen milik korban, namun tidak diberi pesangon. Tersangka AZ sopir sudah 20 tahun, tersangka SU kerja di pabrik sudah 30 tahun," kata Nico saat dikonfirmasi, Rabu 13 September 2017.

Namun, Nico tak menjelaskan detail soal EK yang diketahui juga merupakan karyawan di pabrik garmen milik Husni.

Ketiga pelaku tertangkap di kawasan Grobogan, Jawa Tengah, dini hari tadi. Kabi Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, ketiganya dicokok ketika sedang berpesta.

"Dia ditangkap di sebuah hotel di Grobogan, sedang foya-foya, karaoke," kata Argo.

AZ ditembak mati karena mencoba kabur. Ia berulah ketika polisi meminta pelaku menunjukkan penadah emas hasil rampasan ketiganya.

Jasad Husni dan Zakiyah ditemukan di Sungai Klawing, Plumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin 11 September 2017. Dari tanda pengenal yang ditemukan, kedua jasad merupakan warga Jalan Pengairan, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMBUNUHAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 26-09-2017