Pelapor Kecewa Sandiaga tak Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro

Deny Irwanto - 12 Oktober 2017 07:01 wib
Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahudin Uno. MI/Rommy Pujianto.
Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Salahudin Uno. MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Fransiska Kumalawati Susilo, kuasa pelapor Djoni Hidajat mengaku kecewa atas mangkirnya Sandiaga Uno dari panggilan penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sandiaga dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang, yang menyeret Andreas Tjahyadi.

"Seharusnya sebagai calon pejabat memberikan contoh kepada masyarakat. Kalau tidak salah, ya datanglah. Ikuti saja hukum yang berlaku," kata Fransiska saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Fransiska merasa heran dengan alasan Sandiaga mempersiapkan diri untuk pelantikan sebagai Wakil Gubernur DKI. Menurutnya, dengan menyandang status Wakil Gubernur terpilih, Sandi bisa memberikan contoh kepada masyarakat.

"Datang saja, jelaskan sama penyidik. Itu uang segitu dia jual tanah sekitar tahun 2002. Nah kalau sekarang NJOP-nya berapa, pasti sudah double itu," jelas Fransiska.

Dalam kasus ini, Fransiska mengaku jika pihaknya mengalami kerugian materil sebanyak Rp12 miliar akibat dugaan tanah yang digelapkan oleh PT Japirex, perusahaan yang sahamnya dipegang oleh Sandiaga Uno dan Andreas Tjahyadi.

Sementara itu menurut informasi yang dihimpun, Andreas saat ini tengah menderita penyakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit kawasan Jakarta Timur. Hingga saat ini, penyidik belum bisa memeriksa Andreas lantaran kondisi kesehatannya tersebut.

Meski demikian, Fransiska berharap penyidik bisa memastikan untuk pemeriksaan keduanya. Apalagi, Fransiska mendapat informasi jika penyidik sudah meminta Dirjen Imigrasi untuk mencegah Andreas pergi ke luar negeri.

"Ditetapkan tanggal 29 September untuk waktu enam bulan kedepan. Saya sudah mendapatkan informasi itu ya. Saya juga sudah pegang surat copy pencegahan tersebut," pungkas Fransiska.

Terkait mangkirnya Sandiaga, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik akan mengagendakan pemanggilan ulang.

"(Alasan mangkir) Karena untuk persiapan prosesi pelantikan nanti. Nanti kita agendakan kembali nanti kita koordinasikan biar sama-sama enak kapan bisa hadir, kita tunggu saja," kata Argo di Polda Metro Jaya.

Fransiska Kumalawati Susilo, kuasa pelapor Djoni Hidajat sudah melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Metro Jaya. Laporan tertera dalam laporan polisi nomor: LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017.

Sebelumnya juga Fransiska mengatakan, kerabatnya, Djoni telah menitipkan sebidang tanah ke Sandi dan Andreas di bawah perusahaan PT Japirex. Ia mengaku telah mencoba menjalin komunikasi dengan Sandi dan Andreas, namun tidak pernah menemukan titik terang. Dalam kasus ini, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pernah memeriksa Sandiaga Uno pada Jumat 31 Maret 2017.


(DRI)

ADVERTISEMENT
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 23-10-2017