Pimpinan KPK Berharap Novanto Hadiri Pemeriksaan

Juven Martua Sitompul - 15 November 2017 08:49 wib
Ketua KPK Agus Rahardjo--MI/ROMMY PUJIANTO
Ketua KPK Agus Rahardjo--MI/ROMMY PUJIANTO

Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo meminta, Ketua DPR RI Setya Novanto hadir dalam pemeriksaan hari ini. Novanto diminta kooperatif dan taat terhadap proses hukum yang berjalan di KPK.

"KPK sangat berharap dan menghimbau, beliau, Pak SN, hari ini bersedia hadir," kata Agus kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Rabu 15 November 2017.

Agus mengatakan, keterangan Novanto sangat dibutuhkan untuk memudahkan untuk memudahkan penyidikan kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el). "Untuk memudahkan pemeriksaan," tegas Agus.

Hari ini, penyidik memanggil Novanto dalam kasus korupsi KTP-el. Ketua Umum Partai Golkar itu akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka.

Baca: KPK Minta Novanto Hadir Pemeriksaan Besok

Sebelumnya, Novanto sudah tiga kali menolak hadir sebagai saksi dalam kasus tersebut. KPK sebelumnya, resmi kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el.

Novanto diduga telah menguntungkan diri sendiri dan korporasi dari megaproyek tersebut. Novanto bersama dengan Anang Sugiana Sudiharjo, Andi Agustinus alias Andi Narogong dan dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto diduga kuat telah merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun dari proyek KTP-el tersebut.



Tak hanya itu, Novanto dan Andi Narogong juga diduga mengatur proyek sejak proses penganggaran, hingga pengadaan e-KTP tersebut. Novanto dan Andi Narogong disebut telah menerima keuntungan dalam proyek e-KTP ini sebesar Rp574,2 miliar.

Atas perbuatannya, Novanto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KORUPSI E-KTP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-11-2017