Pemilik Toko Kecantikan Melawai Jadi Saksi Fayakhun

Juven Martua Sitompul - 16 April 2018 11:13 wib
Ilustrasi KPK - MI
Ilustrasi KPK - MI

Jakarta: Lie Ketty, pemilik Toko Serba Cantik Melawai kembali dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan anggaran pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016 yang menjerat Fayakhun Andriadi (FA).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FA," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

Selain Lie Ketty, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap wiraswasta, Hardy Stefanus. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

KPK sebelumnya menetapkan anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi (FA) sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) tahun anggaran 2016.

Politikus Partai Golkar ini diduga kuat menerima fee sebanyak Rp12 miliar atas kepengurusan anggaran Bakamla senilai Rp1,2 triliun. Tak hanya fee dalam bentuk rupiah, Fayakhun pun diduga menerima uang sebanyak USD300 ribu dari proyek tersebut.

Uang diterima Ketua DPD Partai Golkar DKI itu dari Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia, Fahmi Darmawansyah. Uang diberikan secara bertahap sebanyak empat kali melalui anak buahnya Muhammad Adami Okta.

Atas perbuatannya, Fayakhun disangkakan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SUAP DI BAKAMLA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 25-04-2018