Polda Metro Buka Peluang Menjerat Novel Baswedan

Juven Martua Sitompul - 17 Juni 2017 12:53 wib
Novel Baswedan. Foto: Antara/Aprilio Akbar
Novel Baswedan. Foto: Antara/Aprilio Akbar

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya membuka peluang menjerat penyidik senior KPK Novel Baswedan. Polisi bereaksi setelah Novel menyebut ada jenderal terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap dirinya. Namun, penyelidikan bisa dilakukan bila ada laporan masyarakat.

"Kami telusuri dulu, bisa juga di situ (kasus pencemaran nama baik)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu 17 Juni 2017.

Sebelum menerima laporan, Argo mengakui pihaknya akan mendalami pernyataan Novel. Jika memenuhi unsur, tak menutup kemungkinan polisi akan menaikkan kasus itu ke tahap penyelidikan.

"Kalau unsurnya terpenuhi, bisa. Menuduh orang kan mesti ada bukti. Buktinya apa? siapa orangnya?" ujar dia.

Karena itu, Argo menyatakan penyidik akan memeriksa Novel untuk dimintai keterangan menyangkut siapa jenderal yang dimaksud. "Ya iya. Kalau nuduh orang itu yang jelas. Siapa jenderalnya, buktinya apa," katanya.

Argo meminta Novel mempertanggungjawabkan pernyataannya. "Makanya ngomong. Dibuktikan dong," ujar Argo.

Baca: Kapolri Minta Novel Sebut Jenderal di Balik Penyiraman

Novel menyebut ada keterlibatan perwira tinggi Polri dalam kasus penyiraman air keras kepadanya pada 11 April lalu. Pengakuan itu dia beberkan kepada wartawan majalah Time saat mewawancarainya di ruang perawatan di rumah sakit di Singapura pada 10 Juni.

"Saya menerima informasi ada jenderal polisi yang terlibat. Saya pikir informasi itu salah. Tapi, setelah dua bulan penyidikan kasus ini berjalan dan tak ada titik terang, saya pikir informasi itu benar," kata Novel seperti dikutip dari Time.com.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NOVEL BASWEDAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 17-08-2017