Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Remisi Idulfitri Hemat Anggaran Makan Napi Rp32 Miliar

Eko Nordiansyah - 10 Juni 2018 21:56 wib
 Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami (tengah). ANT/Idhad Zakaria.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami (tengah). ANT/Idhad Zakaria.

Jakarta: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)? ?Kementerian Hukum dan HAM megatakan pemberian Remisi Khusus (RK) Idulfitri 1439 Hijriah telah menghemat anggaran. Setidaknya, Rp32 miliar dihemat dari anggaran biaya makan narapidana.

"Biaya makan narapidana yang dihemat Rp32.417.9??10.000, yakni biaya makan per orang per hari sebesar Rp14.700 dikalikan 2.205.300 hari tinggal yang dihemat karena remisi," kata Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 10 Juni 2018.

Pada Idulfitri 1439 Hijriah sejumlah 80.430 narapidana beragama Islam mendapat remisi. Sebanyak 446 napi langsung bebas, sisanya 79.984 orang masih harus menjalani sisa pidana setelah mendapat remisi. 

Saat ini napi dan tahanan yang menghuni lapas dan rutan sekitar 250 ribu orang. Sedangkan kapasitas atau daya tampung yang tersedia hanya untuk 124 ribu orang.

"Remisi ini paling tidak dapat mengurangi kelebihan daya tampung karena napi dapat lebih cepat bebas dengan pengurangan masa menjalani pidana sekaligus menghemat anggaran negara," lanjut dia.

Remisi yang diberikan diharapkan dapat memotivasi narapidana agar mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik, sehingga manjadi warga yang berguna bagi pembangunan baik selama maupun setelah menjalani pidana.

"Selain itu pemberian remisi juga merupakan wujud negara hadir  untuk memberikan penghargaan bagi warga binaan atas segala pencapaian positif itu," kata ?Utami.

Direktur Pembinaan Napi, Latihan Kerja, dan Produksi Harun Sulianto mengatakan, besaran remisi yang diberikan mulai dari 15 hari, sampai dengan dua bulan tergantung masa pidana yang telah dijalani.

"Tahun ini yang terbanyak adalah penerima remisi satu bulan yaitu 51.775 napi,  disusul 15 hari sebanyak 21.399 napi, kemudian satu bulan 15 hari sebanyak 6.125 napi dan terahir remisi dua bulan hanya untuk 1131 napi saja," kata Harun.

Sedangkan 5  kanwil kemenkumham terbanyak penerima remisi adalah Jawa Barat sebanyak 8.654, Jawa Timur sebanyak 6.947, Sumatera Selatan sebanyak 6.228, Sumatera Utara sebanyak 5.780, Jawa Tengah sebanyak 5.717 dan Kalimanta Timur sebanyak 4.773.


(DRI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG REMISI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 22-06-2018