DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 46.708.723.881 (21 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pengoplos Jual Elpiji di Jabodetabek

Lukman Diah Sari - 12 Januari 2018 15:33 wib
Gas oplosan di Tangerang - Medcom.id/Lukman Diah Sari.
Gas oplosan di Tangerang - Medcom.id/Lukman Diah Sari.

Jakarta: Franky, pelaku pengoplos gas di Tangerang menjual elpiji oplosan di Jabodetabek. Pelaku menjual elpiji 12 kilogram dan 50 kilogram. 

"Distribusinya di area Jabodetabek," kata Kasatgas Pangan Irjen Setyo Prasetyo, di lokasi pengoplosan, Norogtog, Pinang, Tangerang, Jumat, 12 Januari 2018. 

Setyo mengungkapkan Franky sudah tiga bulan mengoplos gas. Keuntungan yang didapat setiap bulan mencapai Rp600 juta. 

Terkait pengungkapan itu, Setyo bilang, saat ini penyidik masih menyelidiki kasus itu lebih dalam. Polisi mencari jaringan Franky. 

"Tapi yang saya sampaikan kalau ada masyarakat yang masih lakukan tolong berhenti kalau tidak kita beri pasal yang berat," tegas dia. 

Polisi menggerebek gudang yang diduga menjadi tempat pengoplosan gas. Pelaku membeli elpiji 3 kilogram dari eceran. 

Selanjutnya gas disuntikan ke tabung gas 12 kilogram dan 50 kilogram. Tersangka menjual elpiji 12 kilogram dengan harga Rp130 ribu. Padahal harga pasar mencapai Rp160 ribu. Sedangkan elpiji 50 kilogram dipatok Rp450 ribu. Sementara harga pasar Rp550 ribu. 

Tersangka terancam Pasal 62 jo Pasal 8 ayat 1 huruf a UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, Pasal 53 huruf d UU nomor 22 tahun 2001 tentang melakukan tata usaha niaga minyak bumi atau gas bumi tanpa izin usaha niaga. 

"Ancaman hukuman selama 5 tahun atau denda maksimal Rp2 miliar," tandas dia. 




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GAS ELPIJI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-10-2018