DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 19.955.605.901 (19 SEP 2018)

SQL Injection Disebut Teknik Hacking Lama

- 14 Maret 2018 15:47 wib
Tiga tersangka (berbaju oranye) peretas ratusan situs jaringan internasional. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)
Tiga tersangka (berbaju oranye) peretas ratusan situs jaringan internasional. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)

Jakarta: Komunitas Surabaya Black Hat (SBH) diketahui menggunakan metode SQL injection untuk merusak data bases sejumlah situs di 44 negara. SQL injection sendiri merupakan teknik peretasan dengan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada basis data sebuah aplikasi.

Meski terdengar asing, Pakar IT Ruby Alamsyah menyebut metode peretasan yang dilakukan Komunitas SBH merupakan teknik lama. 

"Teknik SQL injection bisa dikategorikan sebagai hacker script codes. Artinya, hanya dengan peralatan sederhana asalkan targetnya tepat peretas akan mampu menguasai situs sasaran dengan mudah," kata Ruby, dalam Selamat Pagi Indonesia, Kamis, 14 maret 2018.

Ruby mengatakan umumnya ada dua modus yang mendorong hacker meretas situs dengan SQL injection. Pertama, dengan mengubah tampilan situs agar keberadaannya diketahui dan diakui sebagai seorang peratas.

"Atau kedua motif ekonomi. (Modus SBH) meretas dengan mengubah tampilan, menyimpan database, lalu memeras pemilik aslinya. Kalau mau dikembalikan lagi mereka harus membayar," kata Ruby.

Ruby menambahkan, target SQL injection biasanya adalah perusahaan. Alasannya, korporasi memiliki data penting yang harus dilindungi. Peretasan membuat kredibilitas perusahaan terancam dan data yang tersimpan berpotensi mengalami kebocoran.

"Memang banyak cara untuk memproteksinya, tapi jumlah website yang miliaran tetap bisa diretas apalagi tidak semuanya memiliki sistem keamanan yang baik," jelasnya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PERETASAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 20-09-2018