DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.036.079.020 (15 AGUSTUS 2018)

Pria Mencurigakan di Satpas Daan Mogot Tukang Potong Ayam

Arga sumantri - 17 Mei 2018 14:53 wib
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - ANT/Reno Esnir
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - ANT/Reno Esnir

Jakarta: Polisi memastikan pria mencurigakan inisial HS yang ditangkap di Kantor Satuan Pelaksana Administrasi SIM (Satpas) Daan Mogot, Jakarta Barat, bukan teroris. Senjata tajam yang ditemukan dalam tas yang dibawanya juga bukan untuk melakukan kejahatan. 

"Yang bersangkutan kerjanya memotong ayam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Kamis, 17 Mei 2018.

Argo mengatakan HS tinggal di Jakarta Selatan. Pria asal Jawa Tengah itu sengaja datang ke Satpas untuk memperpanjang masa surat izin mengemudi (SIM).

"Karena yang bersangkutan habis SIM-nya maka dia ke Jakarta mengurus KTP di Jakarta Selatan," ujarnya. 

(Baca juga: Koper Hitam Misterius Hebohkan Warga Manado)

Argo belum memastikan status hukum HS. Yang jelas, kata Argo, HS dijerat Undang-Undang Darurat akibat membawa senjata tajam di Kantor Satpas. 

"Karena dia membawa sajam dan ia juga kita kenakan UU Darurat, dan dia motifnya membawa sajam untuk jaga diri saja," beber dia. 

HS datang ke Satpas Daan Mogot dengan membonceng sepeda motor. HS ditangkap petugas usai gerak-geriknya mencurigakan di Kantor Satpas Daan Mogot, Selasa, 15 Mei sekitar pukul 18.30 WIB.

Polisi mendapati HS membawa senjata tajam yang disimpan di dalam tas. Lantaran ketakutan saat diperiksa polisi, HS sempat membuang tas berisi senjata tajam itu.




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TERORISME
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018