DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Berkas PK Ahok Belum Dilimpahkan ke MA

M Sholahadhin Azhar - 05 Maret 2018 16:56 wib
Pengacara Ahok, Josefina A Syukur - Medcom.id/Haifa Salsabila.
Pengacara Ahok, Josefina A Syukur - Medcom.id/Haifa Salsabila.

Jakarta: Berkas Peninjauan Kembali (PK) Basuki Tjahja Purnama (Ahok) belum dilimpahkan ke Mahkamah Agung. Saat ini berkas masih ada di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara. 

"Belum dikirim ke MA," ujar Pengacara Ahok, Josefina A Syukur kepada Medcom.id, Senin, 5 Maret 2018.

Josefina mengaku tak tahu alasan berkas kliennya belum dilimpahkan ke MA. Yang jelas, saat ini dirinya tengah berkoordinasi dengan PN Jakarta Utara. 

Ia berharap proses hukum itu bisa segera diputus MA. "(Iya), masih di PN," tandas dia. 

Seperti diketahui, Ketua Majelis Hakim Mulyadi berharap memori tersebut sudah dikirimkan ke MA dalam tempo tujuh hari. 

"Saya harap minggu depan majelis sudah bisa kirim ke MA," katanya.

(Baca juga: Nasib PK Ahok Masih Buram)

Dalam sidang pemeriksaan berkas, Ketua Majelis Hakim Mulyadi meminta berkas dikirim ke MA dalam waktu sepekan. Pada sidang itu, tim kuasa hukum menyerahkan 156 lembar bukti baru. 

Salah satunya berkaitan dengan putusan Buni Yani. Mulyadi menegaskan agenda sidang itu tidak langsung memutuskan permohonan PK Ahok. Keputusan akhir ada di tangan Mahkamah Agung.

Ahok melalui kuasa hukumnya Josefina A Syukur dari Law Firm Fifi Lety Indra & Patrners mengajukan PK kepada MA melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). Permohonan disampaikan pada 2 Februari 2018.

Putusan yang ajukan ditinjau ulang adalah putusan nomor 1537/Pid.B/2016/PN.Jkt.Utr yang memvonis Ahok dua tahun penjara. Putusan itu telah berkekuatan hukum tetap dan vonisnya telah dijalani Ahok. 


 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KASUS HUKUM AHOK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 11-12-2018