KPK: Novel Siap Diperiksa Polisi

Damar Iradat - 11 Agustus 2017 13:38 wib
Kabiro humas yang juga jubir baru KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (6/12/2016). Foto: Antara/Wahyu Putro A
Kabiro humas yang juga jubir baru KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (6/12/2016). Foto: Antara/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disebut siap diperiksa oleh kepolisian. Novel bakal diperiksa terkait kasus penyiraman air keras terhadap dirinya.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pada prinsipnya, Novel bersedia diperiksa oleh polisi. KPK dan Polri juga telah berkoordinasi terkait rencana pemeriksaan Novel.

"Untuk Novel jadi prinsip dasarnya Novel itu sudah siap diperiksa, baik Novel ataupun bagi KPK," kata Febri di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Agustus 2017.

Ia menjelaskan, saat ini KPK masih menunggu surat pemeriksaan dari kepolisian untuk Novel. Setelah itu, baik KPK dan polisi bakal mencari waktu yang tepat untuk memeriksa kerabat Anies Baswedan itu.

Saat ini, kata Febri, Novel juga masih menjalani pemulihan di kedua matanya. Apalagi, Novel bakal segera dioperasi untuk mata kirinya.

"Tentu itu dokter yang bisa menentukan agar nanti bisa lebih efektif proses pemeriksaannya," ungkap dia.

KPK, lanjutnya, bakal mendampingi pemeriksaan terhadap Novel. Rencananya, salah satu komisioner KPK bakal ke Singapura untuk mendampingi Novel selama pemeriksaan oleh polisi.

Lebih lanjut, Febri mengatakan, pemeriksaan Novel merupakan pemeriksaan secara formal yang perdana oleh penyidik kepolisian. Sebelumnya, polisi sempat menyambangi Novel di Singapura, tapi belum masuk dalam tahap pemeriksaan.

"Jadi, jangan kemudian dipahami kalau pemeriksaan secara formil ini belum dilakukan, maka investigasi tidak bisa dilakukan. Itu dua hal yang berbeda, karena pemeriksaan korban itu bukan syarat terhadap diungkapnya pelaku," kata dia.


(MBM)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NOVEL BASWEDAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 22-10-2017