DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 51.179.914.135 (23 NOV 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

OSO Kecewa Cara Amien Rais Mengancam Aparat

Whisnu Mardiansyah - 10 Oktober 2018 15:09 wib
Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.

Jakarta: Ketua DPD Oesman Sapta Odang mengkritik pihak yang mengancam akan membongkar sejumlah kasus yang mengendap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ancaman ini dinilai berbau politis.

"Mau Amien Rais (politikus PAN) kek, mau siapa, saya enggak ada urusan. Pokoknya menakuti-nakuti aparat itu enggak benar," kata OSO di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Oktober 2018.

Menurut dia, bukan waktu yang tepat bila ada pihak yang ingin menghancurkan KPK. Ia menduga ada kelompok-kelompok tertentu yang mendesak KPK.

"Kenapa kok tiba-tiba mau menghantam KPK? Aneh kan. Itu kira-kira. Politis jelas, zamannya-zamannya politik juga kok," kata dia. 

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebelumnya mengancam bakal membongkar kasus korupsi yang sudah lama mengendap di KPK. Ia tidak menjelaskan kasus apa yang dimaksud. Ancaman ini diumbar seiring dengan pemanggilannya oleh Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus kabar bohong yang didesain Ratna Sarumpet.

Baca: KPK Pasrah Barang Bukti Dirusak

"Saya akan datang di Polda setelah itu saya akan membuat sebuah fakta yang insyaallah akan menarik perhatian," kata Amien, Senin, 8 Oktober 2018.

Namun, Amien belum mau membuka apa kasus yang dimaksud. Mantan ketua MPR itu berjanji akan perlahan membuka kasus-kasus korupsi yang lama tak terdengar kabarnya.

"Yang ini hubungannya tentang penegakan hukum dan korupsi yang sudah mengendap lama di KPK akan saya buka pelan-pelan," kata dia.


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KABAR RATNA DIANIAYA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 17-12-2018