DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Ombudsman Sebut tak Perlu TGPF untuk Ungkap Kasus Novel

Marcheilla Ariesta - 10 Maret 2018 17:14 wib
Komisioner Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala--Medcom.id/Arga Sumantri
Komisioner Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala--Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Langkah Komisi Nasional HAM (Komnas HAM) membentuk tim pemantauan kasus teror Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapat dukungan. Salah satunya dari Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala.

Komisioner Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala menyatakan kesiapannya memantau kinerja Polri dalam menuntaskan kasus Novel.

"Hari ini, kami dengar bahwa Komnas HAM membuat tim pemantauan, kami senang sekali. Jadi biarlah kami sama-sama mengawasi Polri dan seterusnya dalam rangka agar Polri bekerja benar," kata Adrianus ditemui di kantor ORI, Jakarta, Sabtu, 10 Maret 2018.

Baca: KPK Tunggu Keputusan Presiden Soal TGPF Kasus Novel
 
Adrianus mengatakan, pihaknya tidak akan masuk ke ranah Komnas HAM. Dia menambahkan, tidak perlu ada tim gabungan pencari fakta (TGPF) dalam pemecahan kasus ini.

"Memang kami tidak akan masuk ke Komnas HAM dan sebaliknya, tapi biarlah kami sama-sama mengawasi agar Polri makin benar dan enggak usah kami pikirkan soal TGPF segala," terangnya.



Dia berharap masyarakat menaruh kepercayaan mereka pada ORI dan Komnas HAM sebagai pengawas kasus Novel tersebut.

Sementara itu, tim pemantau kasus penyiraman air keras Novel Baswedan masih akan terus bertugas hingga tiga bulan ke depan. Tim ini yang nantinya memastikan proses hukum Novel bisa berjalan sesuai.


(YDH)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG NOVEL BASWEDAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 25-09-2018