Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.659.184.273 (20 JULI 2018)

Terlalu Nilai Sikap PKS Ancam Hengkang Dari Koalisi

Whisnu Mardiansyah - 12 Juli 2018 05:55 wib
Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas. ANT/Akbar Nugroho.
Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas. ANT/Akbar Nugroho.

Jakarta: Ketua DPP Partai Gerindra Supratman Andi Agtas menilai pernyataan PKS yang mengancam hengkang dari poros Prabowo Subianto bukan masalah serius. Partai Gerindra optimistis PKS tak akan meninggalkan partainya termasuki koalisinya.

"Itu terlalu terburu-buru koalisi akan bubar, kami yakin pertama demi kepentingan bangsa dan negara semua akan berfikir sebagai negarawan," kata Suprtaman di acara Prime Talk Metro TV, Rabu 11 Juli 2018.

Menurut Supratman, partainya memahami sikap PKS. Apa lagi, waktu pendaftaran capres/cawapres yang semakin mendekat parpol sudah mengkalkulasikan peta dan dukungan politknya. Parpol yang terwakili oleh kadernya di pilpres berdampak secara elektoral. 

Pada kesempatan itu, Ia meminta PKS untuk tak khawatir. Gerindra bersama Prabowo pun membahas serius usulan 9 nama keder dari PKS yang dipertimbangkan sebagai cawapres. Salah satu yang mengerucut nama Ahmad Heryawan. 

"Apanya disampaikan Pak Tif (Tifatul Sembiring) wajar saja.  Ini bukan ancaman, biasa saja," pungkasnya.

Kemesraan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra mulai goyah. PKS mengancam meninggalkan Gerindra jika posisi cawapres tak kunjung dikabulkan. 

Tifatul menegaskan partainya tak ingin hanya menjadi pelengkap di koalisi. Namun, tak mendapat cottail effect dari pencapresan.  
"Kalau mau kami mau disuruh dukung-mendukung saja, mungkin enggak ini, mungkin kita lebih baik jalan masing-masing aja," kata Tifatul.


(JMS)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILPRES 2019
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018