Sandiaga Uno Bakal Dipanggil Polisi usai Pelantikan

Deny Irwanto - 13 Oktober 2017 10:44 wib
Sandiaga Uno. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Sandiaga Uno. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Walaupun akan dilantik menjadi wakil gubernur DKI Jakarta 16 Oktober nanti, Sandiaga Uno belum bisa tenang. Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan memeriksanya sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebidang tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang, Banten.

Saat ini Polda Metro Jaya masih memberi kelonggaran bagi Sandiaga setelah mangkir dari panggilan pada Rabu 11 Oktober. Saat itu, Sandi mengaku tak bisa datang dengan alasan tengah mempersiapkan pelantikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan penyidik akan memeriksa Sandiaga usai proses pelantikan yang berlangsung Senin 16 Oktober.

"Ya, nanti kita lihat rencana dari penyidik. Sebelum pelantikan kan pasti sibuk ya, artinya kita memberikan waktu dan ruang," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat 13 Oktober 2017.

Argo menjelaskan, Sandiaga akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus yang juga menyeret Andreas Tjahyadi.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menyatakan semua orang di Indonesia sama di mata hukum. Dia memastikan polisi akan profesional dalam mengusut kasus ini.

Untuk jadwal pemeriksaan, Argo belum bisa memastikan. "Tentunya kita melihat kegiatan beliau. Nanti kan penyidik pasti mempunyai jadwal tersendiri, pas waktu luang atau apa," kata Argo.

Baca: Kasus Penggelapan Tanah yang Menyeret Sandiaga Uno Dipertanyakan

Fransiska Kumalawati Susilo, kuasa hukum dari pelapor Djoni Hidajat, melaporkan kasus ini ke Mapolda Metro Jaya. Laporan tertera dalam laporan polisi nomor: LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017.

Fransiska mengaku merugi hingga Rp12 miliar akibat tanahnya digelapkan PT Japirex, perusahaan yang sahamnya dipegang Sandiaga Uno dan Andreas Tjahyadi. Sebelumnya, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pernah memeriksa Sandiaga Uno pada Jumat 31 Maret 2017.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KASUS PENGGELAPAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA HUKUM
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017