Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.606.841.593 (13 JULI 2018)

Kata Sopir Uber soal Uji Kir

Haifa Salsabila - 06 November 2017 16:33 wib
Ilustrasi: Taksi online. Foto: MTVN/Rakhmat Riyandi.
Ilustrasi: Taksi online. Foto: MTVN/Rakhmat Riyandi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Para pengemudi Uber mengaku sudah mendapatkan imbauan dari kantor pusat untuk segera mengikuti uji kir. Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek.

"Sudah ada imbauan seperti itu, saya kebetulan juga sudah ikut uji coba kir," kata Nurwachidin, sopir Uber, kepada Metrotvnews.com, Senin, 6 November 2017.

Nurwachidin mengaku tidak keberatan dengan imbauan tersebut. Menurut dia, tidak ada yang janggal dalam aturan itu. 

Dia pun ingin menjadi warga negara yang taat hukum dengan mengikuti aturan. Apalagi, biaya untuk uji kir juga diganti oleh Uber.  

"Yang penting kalau ada pemeriksaan dari pihak yang berwajib, kita sudah punya surat bukti sudah uji coba kir. Artinya, kita patuh sama aturan," lanjut dia. 

Sementara itu, Risman, pengemudi Uber lainnya, punya pendapat berbeda. Walau sudah mengetahui hal ini jauh-jauh hari, dia merasa uji kir untuk kendaraan pribadi tidak diperlukan.

"Mobil saya ini kan mobil pribadi, mobil baru juga. Ngapain perlu uji coba kir. Metromini atau angkot ya wajib uji coba kir. Mereka kan mobil lama dari tahun 80-an," ungkap dia. 

Baca: Pengemudi Go-Jek belum Dapat Imbauan soal Uji Kir

Ia menilai, proses uji coba kir membutuhkan waktu cukup lama. Pasalnya kendaraan harus mengantre dengan armada mobil lainnya serta metromini dan angkot yang jumlahnya tidak sedikit.

"Peraturan untuk bergabung dengan Uber itu harus memiliki kendaraan di atas tahun 2012. Itu hitungannya kan masih baru, enggak perlulah uji coba kir," pungkas dia.





(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TAKSI ONLINE
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 16-07-2018