DOMPET KEMANUSIAAN PALU/DONGGALA, Dana Terkumpul RP 45.764.339.104 (19 OKT 2018) Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) (Mandiri - 117.0000.99.77.00) (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Jurus Anies Hilangkan Bau Tengik Kali Item

Nur Azizah - 16 Mei 2018 18:59 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) seusai rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) seusai rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih berusaha menghilangkan bau tengik di Kali Item, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pasalnya, kali tersebut tepat berada di samping Wisma Atlet Asian Games 2018.

Anies tak mau para atlet terganggu dengan aroma busuk tersebut. Namun, dia mengklaim bau tak sedap Kali Item sudah berangsur berkurang.

"Dari sisi aroma sudah jauh lebih baik dan ini akan dipantau terus setiap hari Jumat oleh Pak Wagub (Wakil Gubernur Sandiaga Uno)," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Mei 2018.

Salah satu cara yang dilakukan Pemprov untuk mengurangi aroma kali dengan menambah debit air agar tidak terlalu hitam. Upaya ini penting karena tempat makan para atlet dekat dengan kali.

"Jadi, supaya tidak mengganggu para atlet yang mau makan di situ," ungkap dia.

Baca: Dukung Asian Games, PLN Perbaiki 11 Proyek Ketenagalistrikan

Ia menargetkan masalah air Kali Item selesai pada akhir Juni 2018. Balai Lingkungan Hidup dan Dinas Sumber Daya Air tengah bakal terus memantau kondisi kali.

"Jadi kemarin sudah diapresiasi oleh Inasgoc (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee) dan Inapgoc (Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee), dari segi aroma sudah tidak ada sama sekali," jelas dia.





(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG ASIAN GAMES 2018
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 21-10-2018