Anies Pastikan Lepas Saham di Perusahaan Bir

Nur Azizah - 16 Mei 2018 19:42 wib
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Wakilnya Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Wakilnya Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta memastikan melepas 26,25% sahamnya yang ada di perusahaan bir, PT Delta Djakarta. Namun, rencana tersebut belum dibicarakan pada DPRD DKI Jakarta.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yakin DPRD setuju dengan rencana itu. Dalam setahun, deviden yang diberikan PT Delta mencapai Rp38 miliar.
 
"Jadi 26,25 persen itu pasti akan dilepas. Bukan akan, tapi pasti dilepas. Ini komitmen kita," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Mei 2018.
 
Dari penjualan itu, Pemprov bakal mendapat uang sebesar Rp1 triliun. Rencananya, uang tersebut akan dipakai untuk pembangunan infrastruktur dan lapangan pekerjaan.
 
"Jadi, kalau kita mau mendapatkan Rp1 triliun dengan mempertahankan saham di Delta mungkin perlu 30 tahun," ungkapnya.
 
Mantan Menteri Pendidikan ini berharap pelepas saham akan berjalan lancar. Saat ini, Pemprov masih dalam proses penentuan konsultan untuk penjualannya.
 
"Mudah-mudahan dalam waktu singkat ini bisa tuntas," imbuh Anies.

Baca: Saham DKI di Perusahaan Bir di Tangan Anies

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan, keputusan yang diambil sudah berdasarkan Undang-undang Pasar Modal. Sandi meyakinkan, sistem pelepasan akan berjalan transparan.
 
"Kita akan menunjuk tentunya pihak-pihak yang kredibel, transparan untuk memastikan mendapatkan valuasi terbaik atas kepemilikan saham kita," pungkas dia.
 
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Pemprov DKI Jakarta saat ini memiliki saham Delta hingga 26,35 persen, atau sekitar 186,84 juta saham. Sisanya, sebanyak 53 persen dimiliki San Miguel Malaysia, dan 18,33 persen dimiliki masyarakat.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENJUALAN SAHAM PT DELTA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 26-05-2018