Surat Keterangan Punya Garasi Dikeluarkan Kelurahan

Yanurisa Ananta - 13 September 2017 16:36 wib
Mobil diparkir di pinggir jalan. Foto: MTVN/Ilham Wibowo
Mobil diparkir di pinggir jalan. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Pasal 140 mewajibkan warga pemilik kendaraan roda empat wajib memiliki garasi.
 
Warga yang ingin perpanjangan, mutasi dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) wajib melampirkan surat keterangan kepemilikan garasi. Surat itu dikeluarkan kelurahan.

Baca: Hanya 15% Warga Jakarta Gunakan Transportasi Umum

“Dia (pemilik kendaraan) harus mendapatkan rekomendasi dari RT, RW dan lurah,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.
 
Penderekan di area permukiman sudah dilakukan dengan pendekatan sosial dan psikologis, berbeda dengan penderekan di jalan raya. Di kawasan permukiman tidak asal angkut, tapi ditanya dulu siapa pemiliknya.
 
Andri mengungkapkan, di permukiman kawasan Tebet, Jakarta Selatan, ada mobil yang diparkir bertahun-tanpa tanpa ada yang tahu siapa pemiliknya. Warga kemudian meminta Dishub menderek mobil tersebut karena mengganggu aktivitas warga.

Baca: Regulasi Wajib Garasi Disebut Membebani UKM

Wakil Kepala Dishub Sigit Widjatmoko mengatakan, Dishub belum melakukan penertiban mobil dalam rangka penegakan Perda Nomor 5/2014. Gencarnya penderekan lebih kepada penertiban bulan tertib trotoar.
 
Sebanyak 17.531 kendaraan ditindaklanjut Dishub. Rinciannya, sebanyak 968 kendaraan diderek, 1.634 ditilang Dishub dan 1.742 kendaraan ditilang polisi. Operasi copot pentil dilakukan pada roda dua sebanyak 8.359 kendaraan, roda empat 3.647 kendaraan dan 1.181 kendaraan diangkut.




(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMILIK MOBIL WAJIB PUNYA GARASI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-11-2017