Pengusutan Aksi Main Hakim Sendiri Jangan Berhenti di Polisi

- 14 November 2017 17:31 wib
Pengamat Sosial Devie Rahmawati. (Foto: MI/Arya Manggala)
Pengamat Sosial Devie Rahmawati. (Foto: MI/Arya Manggala)

Jakarta: Pengamat Sosial Devie Rahmawati mengapresiasi tindakan polisi yang dengan sigap menangkap pelaku aksi main hakim sendiri terhadap sepasang kekasih di Cikupa, Tangerang, Banten. Namun Dia meminta agar penegakan hukum terhadap kasus ini tidak berhenti sampai di penyidikan kepolisian saja.

"Polisi sudah sangat baik dengan melakukan penangkapan. Tegas ini harus diselesaikan kejaksaan dan pengadilan karena disitulah masyarakat menilai apakah perilaku demikian bisa dihukum," kata Devie, dalam Newsline, Selasa 14 November 2017.

Kejaksaan dan pengadilan, kata Devie, akan memberikan contoh bahwa aksi main hakim sendiri bahkan sampai menghilangkan nyawa seseorang adalah hal yang tak main-main. Ketika kedua institusi ini tak menunjukkan 'taringnya' bukan tidak mungkin aksi serupa akan kembali terjadi lantaran pelaku menilai tidak akan ada konsekuensi hukum yang didapatkan.

"Jangan sampai mengirim sinyal negatif ke publik karena ini sangat berbahaya. Kita lihat di negara lain sangat menular, dan ketika sudah banyak korban akan semakin sulit bagi kita menghentikan budaya kekerasan ini," katanya.

Devie pun meminta agar masyarakat berhenti mengunggah konten negatif seperti tindakan kekerasan atau aksi main hakim sendiri ke media sosial hanya karena ingin jadi orang pertama yang mempublikasi. Tindakan semacam itu tidak patut, niat menjadi 'pahlawan' tetapi justru dilakukan dengan cara yang salah.

"Sifat kepahlawanan seperti itu harus dihentikan. Pendidikan hukum baik di sekolah maupun di masyarakat harus ada untuk mengingatkan publik biarkan aparat yang akan menyelesaikan. Kita membantu itu usaha tapi tidak dengan tindak kekerasan sebagai penegak hukum," jelasnya.




(MEL)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG KEKERASAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017