Ada 23 Adegan Prarekonstruksi Penembakan dr Letty

Deny Irwanto - 13 November 2017 11:58 wib
Ryan Helmi saat menjalani prarekonstruksi. Foto: Metrotvnews.com/Deny Irwanto
Ryan Helmi saat menjalani prarekonstruksi. Foto: Metrotvnews.com/Deny Irwanto

Jakarta: Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar prarekonstruksi kasus penembakan dokter Ryan Helmi terhadap istrinya, dokter Letty Sultri. Prarekonstruksi diawali adegan yang diperagakan di Polda Metro Jaya sekitar pukul 11.10 WIB.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan adegan yang dilakukan di Polda Metro merupakan adegan pengganti di Bekasi.

"Ada 23 adegan. Sebanyak 20 di klinik, tiga di Polda. Harusnya di Bekasi saat pelaku memasukkan peluru, tapi kami bawa ke polda saja. Sisanya di TKP," kata Hendy di Mapolda Metro Jaya, Senin 13 November 2017.

Prarekonstruksi akan dilanjutkan penyidik di lokasi kejadian, yakni di Azzahra Medical Center Cawang, Jakarta Timur.

Dari pantauan di lokasi, Helmi yang mengenakan baju tahanan oranye lebih banyak menutup wajah dengan kedua tangannya saat menjalani prarekonstruksi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan prarekonstruksi dilakukan penyidik untuk mengetahui peristiwa secara runtut.

Baca: Helmi Beli 2 Senjata Api Sejak 2,5 Bulan Lalu

Menurut Argo, pra-rekonstruksi ini nantinya akan dimuat ke dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai bahan di persidangan.

"Semua saksi kita hadirkan sehingga bisa terlihat di situ. Seperti, berangkat dari Bekasi naik apa, jelang ke klinik isi pelurunya di mana, sehingga serangkaian pidana bisa tergambar di situ," kata Argo.

Dokter Helmi membunuh istrinya, Letty Sultri, saat tengah berpraktik di Azzahra Medical Center Cawang, Kamis 9 November, sekitar pukul 14.00 WIB. Enam peluru ditembakkan ke kepala dan tubuh Letty. Motif pembunuhan diduga karena persoalan rumah tangga. Letty enggan rujuk dengan Helmi.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENEMBAKAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017