Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.641.144.273 (17 JULI 2018)

Menanti Kampung Susun di Akuarium

Media Indonesia - 16 April 2018 11:20 wib
Warga bersantai di shelter yang dibangun Pemprov DKI Jakarta di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/4/2018). Foto: MI/M Irfan
Warga bersantai di shelter yang dibangun Pemprov DKI Jakarta di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (15/4/2018). Foto: MI/M Irfan

Jakarta: Pukul 13.15 WIB, cuaca begitu terik di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 14 April. Anak-anak memilih beraktivitas di dalam ruangan. Seperti Bila, 8, dan Aini, 7, yang asyik mengerjakan pekerjaan sekolah di sebuah bangunan musala pengganti sementara.

Saat anak-anak beraktivitas, orang tua para bocah mengerjakan runitas rumah tangga: memasak, mencuci, memperbaiki bangunan, dilanjutkan bercengkerama untuk mengisi waktu senggang.

Bertelanjang dada, Yudi, 30, duduk di meja di luar shelter. Di kamar berukuran 3,5 m x 6 m persegi itu ia berbagi ruang dengan mertua dan istrinya.

Yudi ialah bagian dari sekitar 269 korban gusuran era pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Mereka kini menempati shelter-shelter yang dibangun Pemprov DKI Jakarta sembari menunggu pembangunan kampung susun permanen yang dijanjikan pemerintahan Gubernur Anies Baswedan.

Hari itu warga Kampung Akuarium mengadakan syukuran untuk mengingat dan mensyukuri keberhasilan meniti kesulitan sejak rumah mereka diratakan dengan tanah pada 13 April 2016.

"Kami berharap maket kampung susun hasil rembukan warga segera di-ACC oleh Balai Kota. Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur Anies Baswedan karena telah menyediakan shelter tempat berteduh sementara," ujarnya saat ditemui siang itu.

Pria yang bekerja di Pesing, Jakarta Barat, itu optimistis pembangunan kampung yang diimpikan warga akan segera mewujud. "Insyaallah bakalan berjalan karena kita sudah sering bertemu dan berdiskusi dengan pihak pemprov," kata Yudi, yang telah menetap di Kampung Akuarium sepanjang usianya.

Dharma Diani, Korwil Kampung Akuarium, mengatakan Gubernur Anies Baswedan yang hadir dalam acara syukuran berkomitmen untuk mewujudkan kampung susun mereka di atas tanah gusuran.

Baca: Anies Janji Lunasi Hutangnya pada Warga Kampung Akuarium

"Kepada Pak Gubernur, kami titipkan mimpi bahwa setelah ini bukan selesai karena masih ada kewajiban yang harus tetap dilaksanakan," kata Diani.

"Alhamdulillah, dia (Anies) memegang maket kami dan beliau mengatakan ini ialah amanat dan insyaallah kita bersama-sama mewujudkannya," imbuhnya.

Sementara itu, seusai meninjau shelter, Anies mengaku bahagia karena melihat warga Kampung Akuarium tidak lagi menangis karena duka, tetapi karena terharu.

"Dua tahun lalu di tempat ini ratusan warga menangis. Setahun yang lalu saya datang ke sini bertemu mereka, masih dengan penuh rasa duka," ujar Anies.

"Hari ini pun saya masih menemukan air mata. Seperti juga tahun lalu dan dua tahun yang lalu. Namun, tahun lalu air mata pedih, hari ini air mata haru bahagia," ungkapnya.




(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENGGUSURAN LUAR BATANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Fri , 20-07-2018