Sandi Berharap Damainya Pilkada DKI 2017 Menjadi Contoh

Haifa Salsabila - 13 Februari 2018 15:20 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno/Medcom.id/Haifa Salsabila
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno/Medcom.id/Haifa Salsabila

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi kekerasan yang menimpa beberapa pemuka agama, belakangan ini. Apalagi, 2018 merupakan tahun politik.

Sandi ingin masyarakat mencontoh Pilkada DKI 2017 yang berlangsung damai. "Kalau kita lihat Pilkada 2017 berlangsung sangat rukun damai dan kita ingin warga Jakarta tidak akan terbawa etnis," ujar Sandi di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Benteng Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Jakarta, terang Sandi, sudah melewati berbagai tantangan. Ibu Kota sudah hampir 500 tahun mengalami pasang surut.

Penyerangan di Gereja Santo Lidwina,  Yogyakarta, Minggu, 11 Februari 2018 dan pengeroyokan Ustaz Abdul Basit oleh belasan orang di Jakarta Barat, Minggu, 11 Februari 2018 diharapkan tak memengaruhi masyarakat. Terlebih, di zaman informasi yang serba cepat.

Ia berpesan warga mengedepankan ajaran agama ketika menyebarkan berita di sosial media. Warga harus berhati-hati agar tidak memunculkan kericuhan.

"Saya ingin sekali warga mengedepankan apa yang Nabi Muhammad SAW selalu sampaikan sebagai salah satu sikap keluhuran beliau itu. Yakni, menyampaikan yang benar dan  menyampaikan yang baik," ujar dia.

Warga, ucap Sandi, tak boleh menyebarkan berita yang berpotensi memecah belah. Persatuan antarwarga menjadi tanggung jawab semua pihak.


(OJE)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PILKADA SERENTAK
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 22-02-2018