DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 14.332.438.005 (21 AGUSTUS 2018)

Pemprov DKI Genjot Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

M Sholahadhin Azhar - 09 Juni 2018 12:19 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Pemprov DKI memandang BPJS Ketenagakerjaan sebagai mitra positif. Dengan jumlah pekerja yang menggunung di Ibu Kota, perlindungan sosial dipandang sangat membantu.

"Kita ingin memastikan lapangan kerja terus tercipta, dan BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta 48 juta sekarang, kita akan tingkatkan, dan akan naik secara signifikan 23 persen di tahun mendatang," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu, 9 Juni 2018.

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, kata Sandiaga, akan terus digenjot. Pemprov bakal mengalokasikan dana APBD untuk mendukung hal ini.

"Kita akan besarkan anggaran kita memberikan layanan (BPJS Ketenagakerjaan). Saat ini RT/RW sudah ikut, PPSU juga sudah dan kita ingin meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kita," imbuh Sandiaga.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Ilyas Lubis, mengapresiasi niat baik pemerintah. Menurut dia, dari segi regulasi DKI serius memberikan jaminan sosial pada warganya.

"Kami apresiasi pak wagub, karena ini memang tugas negara memberi perlindungan pada pekerja. Apalagi tadi ada komitmen pada tahun depan pekerja di DKI akan ditingkatkan lagi kepesertaannya," tutur dia. 

Dengan komitmen ini, Ilyas memandang ada perhatian dari pemprov pada warga, khususnya mereka yang bekerja. BPJS Ketenagakerjaan menyambut baik komitmen itu.

Ke depan, Ilyas menyebut pihaknya akan banyak memberi benefit pada peserta. Misalnya bantuan perumahan dan diskon bagi mereka.

"Sangat banyak manfaat BPJS Ketenagakerjaan, oleh karenanya saya berterima kasih pada Pemda DKI yang berkomitmen dengan kami," tandas Ilyas.
 


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG BPJS KETENAGAKERJAAN
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-08-2018