DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 14.332.438.005 (21 AGUSTUS 2018)

Sandiaga Sebut Pencopotan Kepala Dinas untuk Perbaikan Kinerja

M Sholahadhin Azhar - 11 Juni 2018 15:09 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Sunnamaholomi Halakrispen.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Sunnamaholomi Halakrispen.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak mau pusing dengan pencopotan kepala dinas yang dilakukan Gubernur DKI Anies Baswedan. Menurut Sandiaga, rotasi dilakukan untuk penyegaran dan perbaikan kinerja.
 
"Kita enggak usah melihat ke belakang. Sudah diputuskan ini untuk penyegaran dan perbaikan kinerja ke depan," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Juni 2018.
 
Menurut Sandiaga, perombakan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk pejabat definitif masih dalam proses. Sementara ini beberapa kepala dinas yang dicopot digantikan Pelaksana Tugas (Plt). Setelah Lebaran, panitia seleksi akan memutuskan siapa saja yang layak duduk di kursi kepala dinas.
 
"Nanti akan dilakukan pansel. Panselnya akan ditunjuk dan bekerja, nanti akan diusulkan (nama pejabat) untuk definitifnya," kata Sandiaga.
 
Jumat 8 Juni 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot tiga pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ketiga pejabat itu ialah Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat DKI Jakarta Agustino Darmawan, Kepala Dinas Pendidikan DKI Sophan Adriyanto, dan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Indrastuty Rosari Okita.

Baca: Pencopotan Kepala Dinas tak Pengaruhi Program Berjalan

Saat dikonfirmasi, Anies tak menjawab banyak. Ia mengatakan pencopotan hal lumrah dan itu untuk penyegaran.
 
"Oh iya, ini bagian dari fase penyegaran untuk rotasi para pejabat Pemprov DKI," kata Anies di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu 10 Juni 2018.
 
Anies mengatakan pejabat yang saat ini mengisi tiga posisi itu menjabat sebagai plt. Anies bakal membuka seleksi untuk tiga posisi itu usai Lebaran.
 
"Yang sekarang menjadi pejabat statusnya adalah plt sampai proses seleksi dengan pansel berjalan tuntas. Jadi pada fase ini belum ada pejabat definitif," terang Anies.
 
Mantan Menteri Pendidikan RI ini enggan memerinci alasan pencopotan ketiga kadis itu. Ia mengatakan rotasi merupakan siklus jabatan.
 
"Memang siklusnya. Kita belum bisa umumkan karena memang belum definitif. Kalau sudah definitif baru ada pelantikan. Kalau plt emang tidak pernah ada pelantikan," ujar Anies.


(FZN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG MUTASI PNS DKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Tue , 21-08-2018