DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 20.111.547.901 (22 SEP 2018)

Fraksi PDI Perjuangan WO dari Rapat Banggar DKI

Nur Azizah - 14 September 2018 17:41 wib
Politikus PDI Perjuangan Ida Mahmudah. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.
Politikus PDI Perjuangan Ida Mahmudah. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Hampir seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan walk out (WO) dari rapat Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta. Puncak peritiwa itu ketika pimpinan Forum Badan Anggaran (Banggar) mencoret anggaran pembangunan dan prasarana aliran barat sebesar Rp21 miliar.

"Kenapa semua yang dianggarkan dicoret? Kan mereka sudah mengajukan berarti kan mereka butuh itu. Jangan semuanya main drop dong," kata anggota Forum Badan Anggaran Ida Mahmudah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Pimpinan Forum Ferrial Sofyan menyampaikan keputusan itu diambil lantaran kepala bidang aliran barat tak sanggup menggunakan anggaran itu dalam waktu dua bulan. Lantaran tak mau ambil risiko, Ferrial memutuskan menghapus anggaran itu.

"Ini kan sudah dibahas, dan dikatakan bahwa enggak cukup waktunya. Kan harus melalui proses lelang. Apa boleh kalau tidak lewat lelang?" ujar Ferrial.

Namun, Ida tak puas dengan jawaban Ferrial. Menurut politikus PDI Perjuangan itu, apa pun yang sudah dianggarkan berarti dinas terkait siap menjalankan. 

"Ngapain semua pada bikin usulan kalau enggak bisa mengajukan, di-drop semua. Saya bingung deh. Jangan takut menjalankan kalau emang enggak ada titipan," ungkap dia.

Pembahasan itu pun banjir interupsi. Kendati begitu, Ferrial tetap menyetujui anggaran itu dihapuskan. "Menurut saya ini tidak fair, maka saya keluar dari ruangan," ujar Ida sembari keluar ruang. 

Baca: Pemprov Bakal Bangun Selter di Bukit Duri

Tak hanya Ida, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono lebih dulu meninggalkan ruangan. "Enggak jelas ini," kata Gembong sembari berlalu. Langkah Gembong disusul oleh Pantas Nainggolan, Cinta Mega, dan Magdalena Usu. 

Selain anggaran pembangunan dan prasarana aliran barat, anggaran pembangunan dan prasarana aliran tengah serta timur juga dimatikan. Nilai anggaran masing-masing pos adalah Rp1,9 miliar dan Rp45,4 miliar. Forum juga menghapus anggaran pembangunan sejumlah waduk.


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMPROV DKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sun , 23-09-2018