Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp Rp2.408.300.797 (20 JUNI 2018)

Pemerintah Targetakan 50 Persen Pengemudi Beralih ke Angkutan Umum

Dhaifurrakhman Abas - 13 Maret 2018 13:38 wib
Dirjen Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ, Karlo Manik - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.
Dirjen Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ, Karlo Manik - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.

Bekasi: Kebijakan sistem ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur dinilai mengubah pola penggunaan akses Tol Jakarta-Cikampek. Hal itu diharapkan mampu memindahkan pengemudi kendaraan pribadi menggunakan angkutan umum.

"Perubahan pola ini nantinya akan kita harapkan secara berangsur akan mengubah mindset pengguna kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum hingga 50 persen," kata Dirjen Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ, Karlo Manik, di Gerbang Tol Bekasi Barat I, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 13 Maret 2018. 

Ia mencontohkan, perubahan pola yang terjadi di Gerbang Tol Bekasi Barat I. Terhitung sejak pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB, terjadi penurunan penggunaan Tol Jakarta-Cikampek oleh kendaraan pribadi dengan nilai rata-rata sebesar 30 persen. 

Sementara pada pukul 04.00-05.00 WIB meningkat rata-rata sebesar 37 persen. "Sebelum penerapan ganjil genap, jumlah kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Bekasi Barat I, pada pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB bisa mencapai 2.600 kendaraan. Nah kemarin yang kita hitung hanya ratusan," beber Karlo.

(Baca juga: Sistem Ganjil Genap Dorong Warga Pindah Moda Transportasi)

Karlo mengungkapkan, penurunan signifikan jumlah kendaraan itu dipengaruhi beberapa faktor. Itu meliputi pengguna jalan tol yang beralih rute ke jalur alternatif, mengubah pola waktu perjalanan menjadi lebih cepat serta peralihan kendaraan pribadi ke transportasi umum. 

"Artinya kebijakan ini berhasil mengurangi kemacetan. Di lain hal masyarakat sudah menyadari adanya sosialisasi dari pemerintah dan menaati peraturan," ujarnya.

Meski mengaku senang dengan perubahan pola itu, namun ia berharap masyarakat tidak lagi menggunakan tol. Sebab, sampai saat ini masih ditemukan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi untuk pergi ke kantor. 

Mereka, kata Karlo, menghindari sistem ganjil genap dengan cara berpindah ke tol lain atau mencari jalur alternatif. 

"Memang masih ada yang menggunakan kendaraan pribadi. Namun mereka mengakses tol lebih cepat sebelum pukul 05.00 WIB. Tapi itu tidak mungkin bisa dilakukan setiap hari. Mereka mungkin akan berpikir untuk menggunakan transportasi umum dikemudian hari," kata dia.

(Baca juga: Kakorlantas Minta Pemerintah Tingkatkan Subsisi Angkutan Umum)




(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG SISTEM GANJIL GENAP
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 25-06-2018