Warga Kampung Akuarium Tetap Tuntut Hak Tanah

M Sholahadhin Azhar - 12 Januari 2018 17:23 wib
Pembangunan shelter di Kampung Akuarium--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Pembangunan shelter di Kampung Akuarium--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Pembangunan shelter tak membuat warga Kampung Akuarium puas. Mereka tetap menuntut Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan hak atas tanah di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, itu.

"Pada dasarnya enggak peduli siapa yang memimpin, kita akan tetap gugat (hak-hak kepemilikan tanah)," kata Teddy, tokoh masyarakat Kampung Akuarium kepada Medcom.id, Jumat, 12 Januari 2018.

Menurut dia, shelter hanya bersifat sementara. Warga, kata dia, tak bisa meninggalinya dalam waktu yang lama.

Menurut dia, shelter ini pun dibangun karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mau mendengar aspirasi warga Kampung Akuarium. Namun, ia menegaskan, warga akan terus meminta hak atas tanah kepada Pemprov DKI.

"Kita tetap akan perjuangkan kepemilikan lahan di sini," imbuh Teddy.

Baca: Warga Kampung Akuarium Dipindah ke Tenda BPBD

Sementara itu, Junainah, warga Kampung Akuarium lainnya, mengapresiasi upaya Anies-Sandi membangun shelter. Menurut dia, shelter ini menjadi solusi bagi keberlangsungan hidup masyarakat di Kampung Akuarium.

Ia mengaku lebih memilih tinggal di Kampung Akuarium ketimbang di rumah susun sewa (rusunawa). Menurut dia tinggal di rusunawa bukan solusi yang tepat buat warga.

"Alhamdulillah mau ada shelter ya, kita juga enggak mau tinggal di rusunawa. Biaya hidup, apalagi jauh sama mata pencaharian yang kita bisa lakuin. Mending di sini saja," kata Junainah.

Selama shelter dibangun, Pemkot Jakarta Utara menyiapkan tenda melalui bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Junainah mengaku keberatan jika harus tinggal di tenda selama shelter dibangun. Sebab sudah ada jaminan tempat tinggal bakal siap, paling tidak pada Maret 2018. 


(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENGGUSURAN LUAR BATANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 22-01-2018