DKI akan Nikahkan 1.068 Orang

Nur Azizah - 07 Desember 2017 13:00 wib
Ilustrasi: Sejumlah pasangan pengantin berdiri di pelaminan usai mengikuti nikah massal di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Foto: Antara/Mohamad Hamzah.
Ilustrasi: Sejumlah pasangan pengantin berdiri di pelaminan usai mengikuti nikah massal di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Foto: Antara/Mohamad Hamzah.

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI akan menikahkan 534 pasangan atau 1.068 orang. Nikah massal diagendakan pada 31 Desember 2017 di Park and Ride Thamrin, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Tata Pemerintahan Premi Lasari mengatakan, peserta nikah berasal dari 267 kelurahan. Premi menuturkan 534 pasangan adalah batas minimal.

"Kalau mau lebih ya enggak apa-apa. Mulai hari ini para lurah diperintahkan untuk mencari warganya yang mau menikah," kata Premi saat dihubungi, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Desember 2017.

Peserta nikah massal diwajibkan mengisi surat keterangan untuk nikah (N1), surat keterangan asal-usul (N2), surat persetujuan mempelai (N3), dan surat keterangan tentang orang tua (N4). "Mulai hari ini mereka bisa membuat N1, N2, N3 dari KUA masing-masing," imbuh dia.

Mulai hari ini, seluruh wali kota dan bupati akan mengundang camat dan lurah untuk menjelaskan nikah massal. Sebelumnya, kuota nikah massal hanya sebesar 524 pasangan, tetapi bertambah menjadi 534.

"Tapi ternyata animo masyarakat yang ingin menikah cukup besar. Maka minggu depan akan ada rapat evaluasi lagi. Berarti kuota akan ditambah," pungkas dia.


(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PEMPROV DKI
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 13-12-2017