DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.968.610.192 (19 AGUSTUS 2018)

Pengoperasian Angkot di Tanah Abang Pakai Sistem Shifting

LB Ciputri Hutabarat - 03 Februari 2018 05:00 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Faisal Abdallah
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Faisal Abdallah

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sopir angkot di Tanah Abang sepakat menggunakan sistem OK Otrip. Sebelum masuk sistem tersebut, para sopir angkot akan mengikuti masa peralihan.

“Kami menyepakati bahwa operaisonal bus kecil diatur dalam sebuah skema yang bersanding dengan TransJakarta Explorer dengan jam,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 2 Februari 2018.

Pada masa peralihan ini, TransJakarta dan angkot boleh melewati Jalan Jatibaru pada waktu tertentu. Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah menyebut para sopir sudah menyepakati hal tersebut.

“Jadi pukul 15.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB boleh dilewati oleh angkot. Jam 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB, keesokan harinya dilewati TransJakarta Explorer,” terang Andri.

Baca: Tarif Angkot OK Otrip Rp3.459 per Km

Salah seorang sopir angkot M10 jurusan Tanah Abang-Kota, Kumis tak mempermasalahkan hal tersebut. Dia menilai pembagian jam operasional adalah solusi tepat.

“Jadi istilahnya pemerintah mengantarkan para penumpang, nah kami yang menjemput pulang. Jadi enggak masalah,” kata Kumis.




(AZF)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TANAH ABANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Mon , 20-08-2018