Alexis Masuk Pemetaan BNN

Cecillia Ong - 14 November 2017 16:45 wib
Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Sulistiandriatmoko
Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Sulistiandriatmoko

Jakarta: Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Sulistiandriatmoko mengatakan keputusan pemprov DKI Jakarta tak memperpanjang izin usaha Alexis bukan tanpa pertimbangan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mendapat sejumlah masukan dari BNN dan Polri.

"Tentu alasan menutup Alexis lebih kurang beliau dapat data dari Polri dari BNN. BNN sudah melakukan pemetaan itu," kata Sulis di kawasan kebayoran baru, Jakarta Selatan, Selasa, 14 November 2017.

Sulis mengakui, Alexis merupakan salah satu lokasi yang masuk dalam pemetaan BNN dan Polri. Dari informasi yang didapat, Alexis jadi tempat peredaran narkoba.

(Baca juga: Anies: Jakarta tak akan Kompromi dengan Praktik Asusila)

"Kalau kita tangkap 1 pengedar,  ketika interogasi, pasti cerita. Dari pemetaan jaringan kita tahu proses peredarannya juga, " pungkas dia.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) DKI menolak proses perpanjangan permohonan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) griya pijat dan hotel yang diajukan PT Grand Ancol Hotel atau dikenal Alexis. Mulai 27 Oktober, Alexis dilarang melanjutkan kegiatannya sebagai tempat hiburan malam.

Anies menyebut, Alexis tidak diperpanjang karena banyak pelanggaran. Salah satunya terdapat praktik asusila.

(Baca juga: Anies Ungkap Alasan Utama Menutup Alexis)


(REN)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG PENUTUPAN HOTEL ALEXIS
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Thu , 23-11-2017