Berbagi Untuk Palestina, Dana Terkumpul Rp 5.963.078.120 (13 AGUSTUS 2018)

Sandi: BMKG Pelajari Jalan Retak di Berlan

Haifa Salsabila - 13 Februari 2018 18:48 wib
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) meninjau proyek revitalisasi Taman Lapangan Banteng, di Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) meninjau proyek revitalisasi Taman Lapangan Banteng, di Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang mempelajari jalan retak di Kampung Berlan, Jakarta Timur. BMKG meminta warga waspada. 

“Diprediksi ada patahan atau ada patahan yang selama ini tidak aktif,” kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.

Sandi menjelaskan retakan itu disebut sesar atau patahan yang berada di bagian dalam. BMKG masih mendalami patahan tersebut. 

“Mereka (BMKG) lagi lihat data-data dari 1916, pergerakan dan data-data baik sinyal S maupun sinyal P di patahan tersebut. Baru dibicarakan kemarin,” papar Sandi. 

Dia menuturkan patahan tersebut terjadi jika ada gempa. Selain itu, bangunan-bangunan di kawasan tersebut dapat terdampak. 

“Satu, adalah gempa, nomor dua adalah tentunya pergerakan-pergerakan khususnya yang berkaitan konstruksi dan gedung-gedung yang berada di sekitar patahan tersebut,” terang Sandi. 

Baca: Ranting Pohon, Penanda Lubang di Jalur Nasional

Menurut dia, laporan terus diberikan kepadanya terkait peristiwa ini. Pemprov DKI bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI dan BMKG sedang mengkaji dan membuat standar operasional prosedur (SOP) untuk mengantisipasi dampak patahan.

“Karena kita punya golden period, setiap ada gempa kalau itu 200 km kira-kira kita punya waktu 20 detik. Jadi SOP-nya apa saja yang perlu dicermati oleh Pemprov DKI dan masyarakat Jakarta harus mengetahui,” ujar Sandi.




(OGI)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG GEMPA
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Wed , 15-08-2018