DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK, Dana Terkumpul RP 12.858.196.761 (18 AGUSTUS 2018)

Skybridge Tanah Abang Masih Awam bagi PKL

Kautsar Widya Prabowo - 08 Agustus 2018 11:59 wib
 Desain skybridge Tanah Abang (PD Pembangunan Sarana Jaya)
Desain skybridge Tanah Abang (PD Pembangunan Sarana Jaya)

Jakarta: Pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih belum mengetahui rencara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun jembatan multiguna (skybridge). Letak persis bentangan jembatan itu pun mereka tak tahu.

Basir, PKL yang berjualan pakaian perempuan, bahkan hanya mengetahui jembatan lama yang ada di sana.

"Belum dapet ceritanya, Mas. Yang saya tahu ada jembatan di Tanah Abang, tapi belum siap dipakai," ujarnya kepada Medcom.ID, Rabu, 8 Agustus 2018.

Mira, penjual celana pria, juga sama kebingungan saat ditanya soal skybridge. Alih-alih memberi penjelasan, ia malah berharap setelah jembatan itu berdiri dagangannya tetap laku. Kalaupun dipindahkan, ia juga berharap pengunjung tetap ramai.

"Kalau memang layak saya mau saja. Jangan kaya Blok G yang tidak layak huni itu," tuturnya.



Fitri, kuli panggul pakaian, pernah selentingan mendengar adanya rencana pembangunan skybridge. Namun, sebatas kabar burung. Ia belum mendengar langsung dari pihak Pemprov DKI.

"Ya, namanya di pasar. Hanya tahu dari mulut satu ke lainnya. Katanya sih pedagang mau dipindahkan ke jembatan," ujarnya.

Sebagai tukang pikul selama 20 tahun, Fitri berharap profesinya masih dibutuhkan. Walaupun jika pedagang akhirnya dipindah ke skybridge. Paling tidak, dia harus mencari akal agar tak kesulitan membawa barang pedagang ke atas jembatan.

"Cari aman saja sih. Saya lihat-lihat dulu kondisinya. Paling nanti persediaan (barang) pedagang saya letakkan di jembatan," tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory Pinontoan mengklaim sudah menyosialisasikan pembangunan jembatan kepada pedagang.
 
"Sudah. Sosialisasinya dilakukan Dinas UMKM," kata Yoory.

Baca: Skybridge Tanah Abang Mulai Dikerjakan Besok

Pemprov DKI berencana membangun Skybridge dengan panjang 386,4 meter dan lebar 12,6 meter. Jembatan itu menjadi penghubung antara Stasiun Tanah Abang di Jalan Jatibaru dengan Blok F Pasar Tanah Abang. Akses naik ke skybridge menggunakan ramp dari Jalan Jatibaru, tepat di belokan samping flyover atau jalan layang.
 
Pembangunan skybridge memakan biaya sekitar Rp36 miliar menggunakan dana talangan milik PD Sarana Jaya. Rencananya dana itu akan dikembalikan Pemprov DKI melalui APBD Perubahan tahun ini.

Selama pembangunan, Jalan Jatibaru sepanjang 400 meter dari Stasiun Tanahabang hingga Blok G akan terdampak. PD Pembangunan Jaya membagi zona setiap 100 meter. Zona A berada di dekat Blok G sementara Zona D tepat di depan pintu keluar Stasiun Tanah Abang.
 
Ada dua tahapan yang bakal dilakukan untuk membangun jembatan multiguna ini. Pertama sif pagi dari pukul 04.00 WIB hingga 19.00 WIB. Sif kedua dilakukan pada pukul 19.00 WIB hingga 04.00 WIB. Selama pembangunan ruas jalan sepanjang 400 meter yang terdampak akan ditutup.


(UWA)

ADVERTISEMENT
KUMPULAN BERITA TENTANG TANAH ABANG
MORE
BACA JUGA KUMPULAN PERISTIWA METRO
TRENDING TOPIC
ADVERTISEMENT
POPULAR
ADVERTISEMENT

Sat , 18-08-2018